Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, buka perdagangan bursa saham pagi ini di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dibuka Jonan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung naik tipis 4,92 poin atau 0,08% ke level 6.055,74. Pada perdagangan Selasa, 7 November 2017. Sedangkan Indeks LQ45 naik 1,25 poin atau 0,12% ke level 1.008,47.
Indeks berhasil naik seiring derasnya sentimen positif yang muncul di bursa saham.
Dalam membuka perdagangan, Jonan sendiri membahas seputar initial public offering di pasar modal. Ia mendorong agar perusahaan bisa mencatatkan saham di pasarmodal Indonesia, ketimbang di luar. Hal tersebut bisa mendorong pasar modal di Indonesia bisa terus berkembang.
“Imbau aja kalo mau listing ya di sini (BEI) jangan di luar negeri,” kata Jonan.
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, Bursa saham Wall Street sendiri pada perdagangan semalam ditutup pada teritori positif. Ada dua hal yang sempat mewarnai pergerakan bursa saham, pertama, Investor mengawasi komentar Presiden Trump mengenai program rudal nuklir Korea Utara dan 12 hari turnya ke Asia.
Kedua, Perusahaan AS yang melaporkan pendapatan kuartalan mereka, di mana lebih dari 400 perusahaan di indeks S&P 500 melaporkan kenaikan pendapatan pada kuartal III 2017.
Pendapatan kuartalan di indeks tersebut, diperkirakan meningkat 8% (sebelumnya, pada bulan Oktober hanya diekspektasikan mengalami kenaikan 5,9%). Sementara itu, bursa utama Eropa cenderung ditutup bervariatif. (*)
Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More
Poin Penting PT Bank Maspion Indonesia Tbk memperoleh fasilitas pinjaman USD285 juta dari KASIKORNBANK Public… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,20 persen ke level 7.106,83 pada perdagangan Selasa (17/3), menjelang… Read More
Poin Penting Survei Amar Bank terhadap 1.600 responden menunjukkan 87 persen masyarakat mengalami kenaikan pengeluaran… Read More
Poin Penting Investor asing melakukan net sell besar pada saham bank jumbo, dipimpin BBCA Rp400,11… Read More
Poin Penting Bank Indonesia mencatat kredit perbankan tumbuh 9,37 persen (yoy) pada Februari 2026, sedikit… Read More