Malang – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Erick Thohir, menyampaikan pentingnya menerapkan transformasi yang berkesinambungan untuk kementerian BUMN dan segenap perusahaan BUMN. Ia mengibaratkan transformasi BUMN seperti “transformasi gajah”.
Hal ini dinyatakan Erick dalam pidatonya saat menerima anugerah gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) Bidang Manajemen Strategis dari Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Brawijaya di Gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, hari ini, 3 Maret 2023.
“Dunia berubah, demikian pemikiran kita dan praktik terbaiknya. Globalisasi hari ini pun berubah dari globalisasi yang kita kenal di tahun 1990-an dan 2000-an. Perkembangan-perkembangan itu yang saya tawarkan kepada FEB Universitas Brawijaya untuk menjadi ruang-ruang akademi ke depan,” kata Erick Thohir dalam pidato ilmiah berjudul ‘Eternitas Transformasi BUMN: Strategi Terobosan untuk Kebangkitan Ekonomi Indonesia Baru’ itu.
“Saya menyebutnya Eternitas Trasformasi BUMN. Eternitas yang nafasnya didasarkan pada amanat UUD 1945. Sementara transformasinya melampaui praktek-praktek transformasi pada umumnya. Karena yang kita kelola adalah transformasi gajah,” jelas Erick Thohir.
Erick Thohir menerangkan, BUMN ibarat gajah. Dari gajah yang lambat dan tambun, menjadi kelahiran gajah raksasa, yang bertubuh besar, namun juga bisa menari seindah dan selincah flamengo. “Gajah yang bergerak cepat dan perkasa seperti tornado. Itulah masa depan BUMN Indonesia,” lanjut Erick.
Erick memaparkan bagaimana keberhasilan transformasi BUMN yang digalakkannya selama tiga tahun terakhir. Indikator keberhasilan transformasi itu salah satunya dapat dilihat dari indikator keuangan. Laba BUMN sepanjang 2021 sebesar Rp124,7 triliun. Tahun 2022 angkanya meningkat menjadi Rp155 triliun.
“Kebijakan BUMN Indonesia hari ini dan ke depan adalah mission economy yang berarti beyond BUMN. Tak hanya menghasilkan laba, tapi juga sebagai pencipta nilai, dan yang paling penting adalah menjadi lokomotif kepentingan nasional dalam era globalisasi,” tegas Erick.
Hadir sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Satu, antara lain Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menpora Zainuddin Amali, dan Menteri Kemenpan RB Azwar Annas. Di samping itu, ada pula sejumlah direksi BUMN yang hadir dalam promosi gelar HC Erick tersebut, seperti Wamen BUMN Kartiko Wiroadmojo dan Pahala Mansyuri. Steven Widjaja
Poin Penting ALVAboard dan Rekosistem bekerja sama membangun sistem pengelolaan sampah kemasan terintegrasi untuk mendukung… Read More
Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More
Poin Penting Transaksi QRIS tumbuh 131,47% YoY per Januari 2026, didorong peningkatan pengguna dan merchant.… Read More
Poin Penting Program mudik gratis Jakarta 2026 terbuka bagi warga luar DKI, meski KTP DKI… Read More
Poin Penting Menurut Direktur Utama BRI Hery Gunardi, likuiditas dan modal kuat perbankan kuat, dengan… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit tumbuh 15,62% YoY menjadi Rp1.511,4 triliun dan laba bersih… Read More