Ilustrasi: Gedung perkantoran BNI. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengumumkan berakhirnya masa jabatan Suminto sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Hal tersebut seiring dengan pengangkatan Suminto sebagai Anggota Dewan Komisioner (ADK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ex-officio Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), 15 Oktober 2025, pengakhiran jabatan Suminto di jajaran Dewan Komisaris BNI berlaku efektif sejak tanggal pengangkatannya sebagai anggota Dewan Komisioner LPS, yakni pada 8 Oktober 2025.
“BNI menerima informasi resmi mengenai pengangkatan tersebut pada 9 Oktober 2025, sesaat setelah penetapan dilakukan,” tulis manajemen BNI.
Baca juga: BNI Dukung BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Layanan Jaminan Sosial lewat BNIdirect cash
Sementara pengukuhan pengakhiran masa jabatan Suminto sendiri akan dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BNI.
“Pengukuhan pengakhiran jabatab Bapak Suminto akan dilakukan pada RUPS perseroan terdekat,” tulis perseroan.
Diketahui, pada Rabu, 8 Oktober 2025 lalu, Presiden Prabowo Subianto melantik sekaligus mengambil sumpah ADK LPS periode 2025–2030 di Istana Negara.
Petinggi LPS ini dilantik setelah ditetapkan dalam Sidang Paripurna DPR pada 22 September 2025. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 111/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisioner (ADK) Lembaga Penjamin Simpanan.
Baca juga: Strategi BNI Life Dorong UMKM Melek Asuransi
Berikut ini susunan komisioner LPS periode 2025-2030:
Editor: Galih Pratama
Oleh Paul Sutaryono PEMERINTAH meluncurkan aturan baru tentang devisa hasil ekspor (DHE) valas dari sumber… Read More
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More