Jenderal TNI Maruli Simanjuntak /istimewa
Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi mengangkat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai komisaris utama (Komut) PT Pindad. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini menggantikan posisi Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.
Maruli diangkat jadi komut Pindad berdasarkan Keputusan Menteri BUMN melalui Surat Keputusan Menteri BUMN nomor: SK-16/MBU/01/2024 dan keputusan Direktur Utama Perusahaan (Perseroan) PT Len Industri selaku para pemegang saham PT Pindad nomor: 001/KRUPS/LEN-PINDAD/1/2024 tanggal 22 Januari tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris PT Pindad.
Sebelum diangkat jadi komut PT Pindad, menantu dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan ini baru beberapa bulan lalu dipercaya sebagai KSAD TNI oleh Presiden Joko Widodo.
Baca juga: Segini Kekayaan Arsul Sani, Hakim MK Baru yang Dilantik Jokowi
Perjalanan kariernya terus menanjak. Hal ini juga sejalan dengan jumlah kekayaannya. Sebagai jenderal bintang empat, Maruli memiliki kekayaan yang cukup fantastis.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) per 31 Desember 2021, Maruli tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp52.889.538.310 atau Rp52 miliar.
Harta kekayaan Maruli terdiri dari beberapa bidang tanah dan bangunan, kendaraan, harta bergerak, surat berharga, kas dan setara kas.
Baca juga: Segini Kekayaan Maruarar Sirait yang Pilih Mundur dari PDI Perjuangan dan Setia ke Jokowi
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More