Keuangan

Di Multifinance Day 2024, Atome Finance Indonesia Dorong Pembiayaan Inklusif dan Literasi Keuangan

Pontianak – PT Atome Finance Indonesia menunjukkan komitmen untuk memperkuas akses pembiayaan inklusif dan meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat Indonesia. Kali ini, Atome Finance Indonesia berpartisipasi dalam Multifinance Day 2024 yang digelar di Pontianak, Kalimantan Barat.

Multifinance Day ke-8 ini diinisiasi Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Atome Finance Indonesia memanfaatkan momen itu untuk memperkenalkan beragam solusi pembiayaan inovatif, termasuk pembiayaan buy now pay later (BNPL). Layanan paylater Atome kini tersedia di lebih dari 800 merchant. Baik online maupun offline, serta platform e-commerce seperti Tokopedia dan Lazada.

Menurut Meri Ui, Direktur Utama Atome Finance Indonesia, partisipasi Atome Finance Indonesia dalam Multifinance Day 2024 menjadi salah satu upaya dan dukungan perseroan dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya di wilayah Pontianak dan sekitarnya.

Baca juga: Fintech Induk Usaha Kredit Pintar dan Atome Masuk Daftar NextGen Tech 30

Keikutsertaan dalam event ini juga menjadi komitmen Atome Finance Indonesia untuk memberikan edukasi keuangan yang bermanfaat dan mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Selama Multifinance Day 2024, booth Atome dikunjungi lebih dari 500 orang. Kesempatan iyu dimanfaatkan Atome untuk memperkenalkan produk-produk unggulannya sekaligus memberikan literasi keuangan.

“Ini membuktikan bahwa masyarakat semakin tertarik untuk mempelajari solusi pembiayaan yang lebih cerdas, aman dan bijak,” tutur Meri Ui dalam keterangan resmi, Kamis, 17 Oktober 2024.

Keikutsertaan Atome dalam acara ini juga sekaligus mendukung Bulan Inklusi Keuangan yang diprakarsai oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelumnya, Ketua Umum APPI, Suwandi Wiratno, mengatakan, Multifinance Day menjadii peluang besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pilihan pembiayaan yang tersedia. Kegiatan ini diikuti 31 perusahaan pembiayaan. Masyarakat pun mempunyai banyak pilihan produk atau perusahaan pembiayaan.

“Penting untuk mengetahui kepada siapa kita meminjam, pastikan perusahaan yang dipilih terpercaya,” kata Suwandi.

Baca juga: Pemerintah Dorong Pembiayaan Alternatif dan Kreatif untuk Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

Sementara, Ignasius IK, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, serta Horas Tarihoran, Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK, menegaskan bahwa Multifinance Day tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan industri pembiayaan, tetapi juga merupakan bagian dari kampanye Bulan Inklusi Keuangan.

Multifinance Day 2024 diharapkan bisa membantu masyarakat lebih memahami cara memanfaatkan produk keuangan dengan bijak, sekaligus mendukung program nasional Cerdas Keuangan yang diluncurkan OJK pada Agustus 2024. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Recent Posts

Tukar Uang Lebaran 2026 Dibuka Lebih Awal, Ini Jadwal Terbarunya

Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More

7 hours ago

KAI Daop 6 Pastikan Diskon Tiket KA Lebaran 30 Persen Masih Tersedia, Ini Cara Pesannya

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More

8 hours ago

Lahan Terbatas, Kemenkop Ubah Desain Pembangunan Kopdes Merah Putih

Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More

11 hours ago

Dana Nasabah Dibobol, Bank Jambi Pastikan Ganti Kerugian Nasabah

Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More

11 hours ago

Rekening Ditutup, Donald Trump Gugat JPMorgan 5 Miliar Dolar AS

Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More

11 hours ago

Di FGD soal Kasus Sritex, Ekonom Ini Sebut Risiko Bisnis Tak Seharusnya Dipidanakan

Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More

12 hours ago