Poin Penting
Jakarta – Harga emas tengah menunjukan tren kenaikan signifikan. Pada Kamis (18/9), harga emas logam mulia menembus Rp2,1 juta per gram. Meski terus naik, minat masyarakat untuk investasi pada instrumen safe haven ini tetap tinggi.
Melihat animo masyarakat tersebut, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meningkatkan eksposure pada produk kepemilikan berbasis emas melalui Cicil Emas dan Tabungan E-mas.
Sejak BSI Emas diluncurkan, perseroan telah menjual lebih dari 1 ton emas melalui aplikasi BYOND. Jumlah nasabah hampir 180 ribu. Sementara, dari sisi penyaluran pembiayaan cicil emas per Juli 2025 tumbuh 135 persen secara tahunan (year on year/yoy)
Selain itu, pertumbuhan nasabah cicil emas dan gadai emas BSI dalam kurun waktu tiga tahun terakhir juga melesat sekitar 111 persen mencapai hampir 600 ribu orang.
Baca juga : Fee Based Income BSI Tumbuh 34 Persen Didukung Bisnis Emas
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, mencermati fenomena ini, BSI pun terus mengedukasi masyarakat untuk membeli emas sebagai instrumen investasi saat ini.
”Karena tren harga emas dalam jangka panjang akan terus naik, karena itu sifatnya tidak untuk trading jangka pendek,” jelasnya, dikutip Kamis, 18 September 2025.
Menurut Anggoro, minat nasabah BSI terhadap layanan emas melampaui ekspektasi pihaknya. Selain karena instrumen emas unik, emas juga menjadi investasi yang aman dan mudah sesuai dengan prinsip syariah.
“Tren investasi emas juga mendorong pertumbuhan industri perbankan syariah, sehingga dengan potensi muslim terbesar di dunia, ruang pertumbuhan bank syariah cukup besar,” bebernya.
Ia menambahkan, BSI terus mendorong literasi emas agar masyarakat bisa menikmati manfaat investasi emas dalam jangka panjang.
Baca juga : Pembiayaan Cicil Emas BSI Melesat 117,35 Persen di Juli 2025
“Nasabah yang membeli emas tahun lalu sudah bisa menikmati hasilnya. Mereka pasti bahagia,” ujarnya.
Investasi ini, kata Anggoro, sangat membantu untuk perencanaan masa depan terutama kebutuhan perencanaan pendidikan anak untuk jangka panjang.
Anggora menjelaskan, masyarakat kini bisa mulai memiliki emas di BSI melalui program cicil emas dengan mudah melalui aplikasi BYOND by BSI. Di mana, ada beberapa manfaat seperti transaksi beli dan jual emas bisa dilakukan kapan saja, di mana saja dan bebas antri secara realtime.
Selain itu, setoran awal mulai dari 0,1gram dengan biaya administrasi ringan Rp24 ribu/tahun dan selanjutnya bisa dengan 0,05 gram.
Lalu, sesuai aspek syariah di mana BSI menyediakan fisik emas terlebih dahulu dan hanya dapat menjual emas yang sudah dimiliki bank. Emas fisik milik nasabah disimpan di tempat yang aman oleh bank. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More
Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More
Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More
Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More
Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More
Poin Penting Visa mencatat penyebutan “AI Agent” meningkat 477 persen, menandai masifnya pemanfaatan AI dalam… Read More