Categories: Perbankan

Di KPR BCA Online Expo, BCA Tawarkan Rumah Rp170 Jutaan

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggelar Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BCA Online Expo 2021 yang digelar mulai 9 September sampai 10 Oktober 2021. Acara yang digelar secara virtual ini terbukti mendorong permintaan KPR BCA di masa pandemi.

Wakil Presiden Direktur BCA, Suwignyo Budiman mengatakan, hingga akhir Agustus 2021, total KPR baru (new booking) yang direalisasi melalui KPR BCA mencapai Rp20,5 triliun. Angka ini sudah melewati pencapaian tahun 2020 yang hanya Rp17,8 triliun.

“Mudah-mudahan sampai akhir tahun itu kita sudah bisa menyamai penjualan sebelum pandemi, yaitu Rp26 triliun di 2019,” ujar Suwignyo dalam press conference KPR BCA Online Expo, Rabu, 8 September 2021.

Di tahun 2021 ini, BCA telah menggelar acara serupa pada tanggal 1 Juli hingga 31 Juli. Sebelumnya juga BCA menggelar BCA EXPOVERSARY ONLINE di bulan Februari – Maret 2021.

EVP Consumer Loan BCA, Felicia M. Simon mengungkapkan, pada KPR BCA Online Expo yang akan digelar pada 9 September ini menawarkan promo-promo yang lebih menarik dari expo sebelumnya. Pada expo ini, BCA menawarkan berbagai pilihan bunga murah untuk KPR di antaranya 4,5 fix selama 3 tahun. Harga rumahnya beragam mulai dari Rp170-an juta.

Pada even kali ini, BCA juga memberikan pilihan bagi konsumen yang ingin membeli rumah melalui pembiayaan berbasis syariah melalui anak usahanya BCA Syariah. Selain itu, BCA juga menggandeng BCA Life dan BCA Insurance yang akan memberikan proteksi untuk perlindungan jiwa maupun proteksi untuk properti yang dibeli. Menariknya lagi, pada expo kali ini BCA juga menawarkan aolusi investasi.

“Jadi divisi wealth manajemen BCA juga ikutan jadi buat para konsumen yang ingin juga ada investasi properti dan investasi yang lain kali ini bisa sekalian dilihat karena ada promo-promo menarik juga yang ditawarkan oleh teman-teman dari wealth management,” tutur Felicia. (*) Dicky F.

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

17 mins ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

4 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

13 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

14 hours ago

UMP 2026 Tuai Pro Kontra, Kadin Tekankan Pentingnya Jaga Daya Saing Indonesia

Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More

14 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

14 hours ago