Categories: Perbankan

Di Bank Mandiri, Bayar Pajak Bisa via EDC

Jakarta–PT Bank Mandiri (persero) Tbk, (Bank Mandiri) mengembangkan channel pembayaran pajak via jaringan Electronic Data Capture (EDC) untuk mendukung program optimalisasi pajak.

Pada tahap awal, Bank Mandiri akan menempatkan 15 mesin EDC untuk pembayaran pajak di kantor-kantor pajak yang telah ditujuk oleh Ditjen Pajak. Adapun seremoni ujicoba pembayaran pajak via EDC ini dilakukan oleh nasabah Bank Mandiri dan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Sulaiman A. Arianto serta disaksikan oleh Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani di Jakarta, Selasa, 15 Desember 2015.

Sulaiman A Arianto mengatakan, pengembangan fasilitas EDC ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama Kementerian Keuangan dan perbankan dalam mengembangkan sistem Modul Penerimaan Negara Generasi 2 (MPN  G2) untuk memudahkan pembayaran setoran penerimaan negara baik dalam bentuk pajak maupun pendapatan negara bukan pajak (PNBP).  Untuk itu, mesin EDC tersebut juga dapat menerima pembayaran PNBP dan Cukai.

“Bank Mandiri menyadari sepenuhnya betapa pentingnya setoran pajak masyarakat untuk membiayai proyek-proyek pemerintah. Maka kami berharap langkah ini dapat semakin mendorong peningkatan partisipasi wajib pajak dalam pembangunan,” kata Sulaiman.

Sulaiman menambahkan, Bank Mandiri telah menjadi salah satu bank persepsi penerimaan negara, baik dalam rupiah maupun valuta asing, melalui MPN G2. Di samping mesin EDC, pembayaran penerimaan negara di Bank Mandiri telah dapat dilakukan melalui 2.437 jaringan kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia serta jaringan e-channel mulai dari ATM, Internet Banking, sampai dengan Mandiri Cash Management. Nasabah juga dapat melakukan pembayaran penerimaan negara 24/7 termasuk pada hari Sabtu/Minggu serta hari libur.

Hingga Oktober 2015, realisasi transaksi penerimaan negara yang dilakukan di Bank Mandiri mencapai sekitar 2,8 juta transaksi dengan nilai nominal Rp263,12 triliun.(*) Ria Martati

Apriyani

Recent Posts

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.971 per Dolar AS, Didorong Sentimen Selat Hormuz

Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,15 persen ke level Rp16.971 per dolar AS, dari penutupan… Read More

41 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini (17/3): Galeri24, UBS dan Antam Kompak Turun

Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 17 Maret 2026, meliputi emas Antam,… Read More

47 mins ago

Bank Mandiri Salurkan Program Sosial bagi Penerima Manfaat

Melalui program Mandiri Berbagi Kebaikan, Mandiri Group menyerahkan 114.000 paket berupa perlengkapan sekolah bagi anak-anak… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Rebound ke Level 7.094, Naik 1,06 Persen

Poin Penting IHSG dibuka menguat 1,03 persen ke level 7.094,31 pada awal perdagangan 17 Maret… Read More

1 hour ago

IHSG Masih Berpeluang Melemah, BBCA, INDY, SUPA, TINS Direkomendasikan

Poin Penting IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan 17 Maret 2026 dengan target pelemahan di… Read More

2 hours ago

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

11 hours ago