Dewan Komisaris PTPP Sambangi Proyek Anak Perusahaan

Dewan Komisaris PTPP Sambangi Proyek Anak Perusahaan

Dewan Komisaris PTPP Sambangi Proyek Anak Perusahaan
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Manajemen PT PP (Persero) Tbk, melakukan kunjungan kerja ke salah satu proyek milik Anak Perusahaan yang bergerak di bidang properti dan realti, yaitu PT PP Properti Tbk (PPRO).

Proyek pengembangan milik PPRO yang dikunjungi oleh Dewan Komisaris dan Direksi PTPP, yaitu Permata Puri Cibubur yang berlokasi di Cibubur.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk melihat progress pengembangan proyek dan memastikan proyek Permata Puri Cibubur tersebut berjalan dengan baik.

Permata Puri Cibubur merupakan suatu kawasan rumah tinggal dalam bentuk landed house yang dikembangkan oleh PPRO. Hunian ini memiliki lokasi yang sangat strategis di kawasan Cibubur yang
dekat dengan Tol JORR 2 dan LRT yang akan menghubungkan kawasan di Selatan dan Timur Jakarta hingga ke pusat kota dalam hitungan menit.

Selain memiliki konektivitas yang strategis, lokasi Permata Puri Cibubur juga berada dekat dengan kawasan komersial, seperti mal dan pusat perbelanjaan. Landed house ini mengusung konsep hunian Tropis Modern yang diadaptasi sesuai kondisi iklim di Indonesia.

“Kami melihat pengembangan proyek yang kami kunjungi ini memiliki rencana yang baik terutama di masa Pandemi Covid-19 ini. Kami berharap proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan waktu
yang ditargetkan tentunya dengan kualitas bangunan terbaik. Proyek pengembangan Permata Puri Cibubur terletak di lokasi yang sangat strategis dimana dapat ditempuh dalam waktu 7 (tujuh) menit dari
pintu tol. Dengan keunggulan yang dimiliki oleh landed house tersebut diharapkan agar PPRO dapat memaksimalkan strategi marketing yang ada. Walaupun pembangunan proyek ini berlangsung di tengah pandemic dan industri properti yang sedang menurun bukan tidak mungkin PPRO dapat mengambil
opportunity yang ada. Hal ini membuktikan bahwa meskipun dengan adanya wabah Covid 19, sektor properti masih bisa tumbuh terutama landed house yang dibanderol dengan range harga Rp750 juta –Rp2 miliar. Kami berharap ini dapat menjadi langkah awal yang baik untuk PPRO ke depan,” ujar Andi Gani Nena Wea Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PTPP. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]