Categories: KeuanganNews Update

Derivatif Kripto Makin Diminati, Trader Aktif Pintu Futures Meroket Hampir 500 Persen

Poin Penting

  • Jumlah trader aktif Pintu Futures melonjak hampir 500 persen (yoy) pada kuartal IV 2025
  • PINTU menyediakan Pintu Academy gratis serta fitur lengkap derivatif kripto, seperti leverage hingga 25x, advanced order, take profit–stop loss, dan pilihan 180+ aset kripto
  • Perdagangan derivatif kripto global pada 2025 mencapai USD85,70 triliun, sementara di Indonesia baru Rp73,8 triliun.

Jakarta – Perdagangan derivatif kripto makin diminati. Hal ini tercermin dari lonjakan trader aktif Pintu Futures milik PT Pintu Kemana Saja (PINTU), yang meroket hampir 500 persen secara tahunan di kuartal IV 2025.

Hal itu diungkapkan Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad. Menurutnya, performa positif tidak hanya ditunjukkan dari sisi monthly trading users (MTU), tapi juga volume trading, yang melonjak 370 persen di periode sama.

“Bahkan masih dalam periode tersebut, frekuensi perdagangan juga ikut naik lebih dari 300 persen. Kenaikan lainnya juga diperlihatkan dari pengguna aktif yang turut meningkat sebesar 226 persen, serta frekuensi deposit naik lebih dari 450 persen,” papar Iskandar, dikutip dari keterangan resmi, Rabu, 21 Januari 2026.

Baca juga: Bursa CFX: Industri Aset Kripto Tetap Tumbuh di 2026, Didukung Adopsi Korporasi

Ia menambahkan, perdagangan derivatif kripto membuka peluang bagi trader untuk memaksimalkan strategi trading sesuai kondisi pasar. Trader dapat mengambil posisi long maupun short sesuai dengan analisis dan strategi masing-masing.

Di samping itu, PINTU juga menyediakan platform edukasi gratis melalui Pintu Academy yang dapat diakses melalui website resmi ataupun aplikasi PINTU. Platform ini bisa menjadi bekal bagi trader dalam melakukan perdagangan derivitaif kripto.

Pintu Futures juga didukung sejumlah fitur unggulan untuk memudahkan trader atau investor. Mulai dari advanced order type, initial margin buffer, adjustable leverage hingga 25 kali, price protection, hingga take profit dan stop loss.

Pilihan token yang tersedia pun sangat bervariasi. Trader bisa melakukan trading lebih dari 180 aset kripto.

“Untuk terus mendorong peningkatan trading di Pintu Futures, kami memberikan reward dalam bentuk stablecoin USDT hingga Rp2 juta bagi pengguna PINTU yang melakukan trading pertama kali di Pintu Futures,” tambah Iskandar.

Baca juga: Kasus Dugaan Penipuan Kripto Jadi Sorotan, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Menurut Iskandar, dengan berbagai inisiatif dan produk inovatif, PINTU optimis bisa terus mendorong minat masyarakat Indonesia terhadap perdagangan derivatif kripto melalui aplikasi yang terdaftar resmi.

Sebagai informasi, mengacu data Coinglass, total perdagangan derivatif kripto secara global pada 2025 mencapai USD85,70 triliun, atau sekitar Rp1.445 kuadriliun.

Industri ini juga diyakini masih mempunyai ruang tumbuh sangat besar. Secara nasional, berdasarkan data bursa kripto CFX, dalam periode September 2024 sampai September 2025 volume perdagangan derivatif kripto baru mencapai Rp73,8 triliun. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

5 hours ago

OJK Buka Daftar Saham yang Dikuasai Segelintir Pihak ke Publik

Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More

5 hours ago

AAUI Beberkan Kendala Asuransi Umum Penuhi Kebutuhan Modal

Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More

5 hours ago

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

16 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

16 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

17 hours ago