Bursa Saham; IHSG menguat. (Foto: Budi Urtadi)
IHSG diperkirakan cenderung bergerak menguat seiring membaiknya sentimen di bursa global dan antisipasi window dressing di akhir kuartal III. Dwitya Putra
Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 11,066 poin atau 0,26% ke level 4.189,474 pada perdagangan Rabu, 30 September 2015. Sedangkan Indeks LQ45 naik 2,834 poin atau 0,41% ke level 699,540.
Sentimen positif dari pergerakan Bursa AS semalam, yang berhasil ditutup naik tipis seiring membaiknya rilis data consumer confidence AS, jadi pendorong indeks bisa naik pagi ini.
Sementara sentimen positif lainnya yang juga muncul di pasar yakni harga komoditas dunia turut bergerak menguat, terutama didorong oleh penguatan harga minyak dunia dengan WTI naik 1,8%.
IHSG sendiri kemarin berhasil ditutup menguat setelah sempat melemah signifikan di awal perdagangan.
Melihat hal tersebut, Analis Samuel Sekuritas Indonesia, Akhmad Nurcahyadi memperkirakan IHSG hari ini akan cenderung bergerak menguat seiring membaiknya sentimen di bursa global dan antisipasi window dressing di akhir kuartal III hari ini.
“Sementara paket kebijakan September II yang baru diluncurkan pemerintah kemarin diperkirakan hanya akan memberikan pengaruh minimal di jangka pendek,” kata Akhmad mengutip riset hariannya. (*)
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More