Sugeng yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Dewan Gubernur untuk BI Institute ini, menjanjikan empat program strategis dan formulasi terobosan untuk pembangunan ekonomi. Keempat program itu meliputi pemberdayaan ekonomi rakyat, kemandirian dan kedaulatan bangsa, revitalisasi sistem pembayaran, dan penguatan Sumber Daya Manusia serta Penelitian dan Pengembangan BI.
Sedangkan Rosmaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Perwakilan BI Jawa Barat, menjanjikan program BI agar mampu mendorong pembangunan yang tidak semata-mata mengejar pertumbuhan ekonomi, akan tetapi harus membangun manusia Indonesia yang terdidik, tercerdaskan, mandiri dan sejahtera.
“Kemudian pemberdayaan pemuda produktif serta pemberdayaan perempuan,” ucap Rosmaya.
Selain itu, dirinya juga akan meningkatkan peran kantor perwakilan BI di daerah untuk pengendalian inflasi, pembangunan daerah terluar, tertinggal dan termiskin, perluasan peran ekonomi dan syariah, peningkatan kapasitas ekonomi, serta peningkatan inklusi keuangan melalui pemanfaatan teknologi digital. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Nobu Bank catat laba Rp481,3 miliar di 2025, tumbuh 46,3% yoy. Kredit naik… Read More
Poin Penting Bank Jambi dan SMF bekerja sama senilai Rp200 miliar untuk memperkuat likuiditas KPR.… Read More
Poin Penting Indonesia dan Korea Selatan meneken kerja sama investasi senilai Rp173 triliun, hasil kunjungan… Read More
Poin Penting Tambahan likuiditas pemerintah memperkuat penyaluran kredit BRI, terutama ke sektor UMKM. BRI tetap… Read More
Poin Penting Budi Herawan kembali terpilih sebagai Ketua AAUI periode 2026–2030 melalui aklamasi, mencerminkan kepercayaan… Read More
Poin Penting DSSA mengintegrasikan bisnis energi berkelanjutan dan infrastruktur digital sebagai mesin pertumbuhan jangka panjang,… Read More