Oleh Iwan Setiawan, Direktur Utama PT Rintis Sejahtera
DUNIA sedang menghadapi risiko resesi ekonomi global seperti diprediksi Bank Dunia. Pemicu utamanya adalah laju inflasi yang tinggi dan ketegangan geopolitik akibat perang Rusia versus Ukraina yang belum tahu kapan berakhir. Tetapi kita semua harus optimis, apalagi para pelaku bisnis yang memang sudah terbiasa menghadapi berbagai risiko dan ketidakpastian. Kita memang belum tahu kapan inflasi global menjadi stabil dan proxy war antara barat dan Rusia berakhir. Tetapi kita harus optimis ke depan karena pandemi COVID-19 sebagai periode yang sangat sulit pun sudah berhasil dilewati.
Betul bahwa tantangan-tantangan yang ada di eksternal tentu menjadi pertimbangan perusahaan dalam membuat business plan. Tetapi tantangan pandemi COVID-19 yang kini berlanjut kepada ancaman resesi global memberikan empat pesan penting kepada kita.
Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More
Dengan adanya MyPanin, menegaskan komitmen PaninBank dalam menghadirkan aplikasi layanan perbankan digital yang komprehensif, nyaman,… Read More
Poin Penting Sempat terkoreksi 5,15 persen ke Rp1.115 saat IHSG anjlok akibat sentimen MSCI, saham… Read More
Melalui kehadiran booth ini, BCA Syariah memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah, yaitu mobile… Read More