News Update

Dengan Digital Scoring, Proses Pembiayaan di SNP Finance Cuma 15 Menit

Jakarta – Direktur Utama SNP Finance, Donni Satria mengungkapkan pembiayaan elektronik dan furniture masih punya peluang yang sangat besar di 2018.

Hal itu dibuktikan dengan banyaknya perusahaan pembiayaan nasional maupun asing belakangan ini ikut terjun menggarap industri ini.

Melihat hal itu, SNP Finance semakin dituntut untuk setiap saat update diri, khususnya dalam hal peningkatan kecepatan dan kualitas pelayanan konsumen agar bisa kompetitif.

“Salah satunya melalui jaringan perusahaan afiliasi Columbia dengan outlet Columbia yang tersebar di seluruh Indonesia dengan online channel, Tahun 2017 -Brand Share Columbia mencapai 23.8%, berada di posisi ranking satu diatas perusahaan pembiayaan terkemuka lainnya. SNP Finance juga bekerja sama dengan mitra berupa Affiliate Marketing, baik yang sifatnya exclusive partner,” kata Donni di Jakarta, Selasa, 13 Febuari 2018.

Untuk menjawab tantangan pelayanan cepat dan berkualitas ke Konsumen, SNP Finance juga terus menerus mengembangkan teknologi sebagai salah satu strategi.

Baca juga: Tumbuh 8,4%, Pembiayaan SNP Finance Capai Rp 4,2 Triliun di 2017

Terakhir pada November 2017, SNP Finance launch penerapan Digital Scoring dengan Methodology Psychometric, Digital Scoring dan social media scoring dan verification.

Penerapan digital scoring ini untuk mencapai beberapa target seperti pelayanan yang lebih cepat,+/-15 menit calon Konsumen bisa mengetahui putusan pengajuan pembiayaannya.

Selain itu SNP Finance juga lebih mendapat penilaian atas kepercayaan dari calon konsumen, kemampuan calon konsumen dalam mengelola uang, dan yang sangat penting kemauan calon konsumen untuk melakukan pembayaran dan penekanan human judgement.

“Selain itu untuk maintain konsumen, SNP Finance bersama Columbia pada November 2017 juga telah launch App MyColumbia. Aplikasi ini memungkinkan konsumen mengakses seluruh layanan SNP Finance dan Columbia,” jelasnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

1 hour ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

2 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

3 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

4 hours ago