Perbankan

Demi Tarik Nasabah, Bank Digital Rela Tawarkan Bunga Tinggi

Jakarta – Di era transformasi digital kian bermunculan bank digital yang memberikan pelayanan perbankan hanya menggunakan internet atau gawai tanpa adanya cabang. Untuk menarik nasabah, bank-bank digital ini menawarkan suku bunga yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari suku bunga yang dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).

Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Amin Nurdin mengatakan, dengan menawarkan suku bunga yang tinggi maka banyak nasabah yang tertarik, ini merupakan konsekuensi bank digital memberikan rate lebih tinggi untuk simpanan mereka di atas bunga LPS.

“Bank Digital ini merupakan model bisnis baru, sehingga suku bunga yang sedikit lebih tinggi adalah dalam rangka menarik nasabah baru,” ujar Amin kepada Infobanknews, dikutip, Senin, 13 Maret 2023.

Amin menambahkan, suku bunga tinggi yang ditawarkan oleh bank digital dalam menarik nasabah juga diimbangi dengan bunga kredit yang tinggi, semata-mata untuk mendapatkan margin, sehingga bank bisa menutup biaya pengembangan sistem digital dan investasi.

“Sehingga mereka masih bisa dapatkan margin untuk menutup biaya pengembangan sistem digital dan investasi yang tidak sedikit,” ungkapnya. 

Dilansir dari website resmi bank digital masing-masing, misalnya, Neobank menawarkan suku bunga 6,00% p.a dengan produk Neo WISH dan Seabank menawarkan suku bunga 5% p.a. Ini lebih tinggi dibandingkan dengan suku bunga LPS yang saat ini sebesar 4,25% untuk bank umum.

Namun jika sebuah simpanan memiliki suku bunga penjaminan diatas tingkat bunga penjamin LPS, maka simpanan tersebut tidak dijamin. Untuk itu, penting bagi nasabah untuk menanyakan lebih lanjut kepada pihak bank terkait. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Askrindo dan Pemkab Bone Bersinergi Perkuat Pelindungan Risiko dari Aset hingga Usaha Mikro

Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More

1 min ago

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

21 mins ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

56 mins ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

1 hour ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

2 hours ago