Chief Executive Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) John Lee akan mengunjungi Jakarta pada 25-27 Juli 2003/istimewa
Jakarta – Delegasi yang dipimpin oleh Mr. John Lee, Chief Executive Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) akan mengunjungi Jakarta pada akhir Juli 2023. Kunjungan ini bertujuan memperkuat hubungan ekonomi antara Hong Kong dan Indonesia serta membuka peluang kerja sama bisnis antara kedua wilayah, termasuk dari sektor pariwisata dan investasi asing.
Dr. Peter K N Lam, Chairman HKTDC mengatakan, dengan kunjungan delegasi HKSAR ke Indonesia, mereka berharap dapat memperdalam ikatan yang kuat antara kedua wilayah ini, khususnya dalam konteks hubungan ekonomi antara Hong Kong dan negara-negara ASEAN.
“Kunjungan ini juga dianggap sebagai platform untuk pertukaran ide, eksplorasi peluang baru, serta mendorong kolaborasi yang lebih besar antara bisnis dan pemerintah,” katanya dikutip 22 Juli 2023.
Baca juga: 5 Startup Asal Taiwan Tiba-Tiba ‘Serbu’ Smesco, Bahas Apa?
Dalam hal ini, tentu saja akan membuka peluang di berbagai lini perekonomian Hongkong dengan Indonesia, seperti sektor pariwisata, dan juga investasi asing.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari Hongkong ke Indonesia pada Mei 2023 sebanyak 1.129 wisman. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebanyak 1.050 wisman.
Selanjutnya, berdasarkan data dari Kementerian Investasi/BKPM pada triwulan II 2023 mencatat nilai investasi atau Penanaman Modal Asing (PMA) dari Hongkong sebesar USD2,0 miliar atau berada diperingkat ketiga terbesar asal PMA di Indonesia.
Angka ini lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2023 dimana investasi dari Hongkong ke RI sebesar USD1,5 miliar. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More