Delegasi Hong Kong yang dipimpin oleh Mr John Lee, Chief Executive Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) mengunjungi Indonesia pada 25 hingga 27 Juli 2023. (Foto: Irawati)
Jakarta – Delegasi Hong Kong yang dipimpin oleh Mr John Lee, Chief Executive Hong Kong Special Administrative Region (HKSAR) mengunjungi Indonesia pada 25 hingga 27 Juli 2023. Kunjungan ini tentunya akan memperkuat kerjasama bisnis kedua negara.
Dalam kunjungannya tersebut, ada beberapa kesepakatan kerjasama bisnis. Hong Kong pun berminat untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini dikemukakan setelah pertemuan dengan Presiden Joko Widodo Kemarin (25/7) di Istana Merdeka di Jakarta.
Baca juga: Sambangi Indonesia, Ini 16 Kerjasama Bisnis Pemerintah dengan Delegasi Hong Kong
Meskipun Hong Kong juga terbuka untuk peluang investasi lainnya, namun Jokowi mencoba bernegosiasi dengan investor Hong Kong untuk mengambil bagian dalam pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur.
Chief Executive Hong Kong Special Administrative Region HKSAR, John Lee mengatakan bahwa tawaran proyek tersebut (IKN) dapat membawa peluang baru ke dalam kerja sama yang ada dengan Hong Kong dan Indonesia.
“Pembangunan ibu kota baru merupakan kawasan yang bisa membuka banyak peluang. Pengusaha dan profesional Hong Kong sangat ingin berperan dalam pengembangan dan pembangunan ibu kota baru secara keseluruhan,” kata Lee dalam Konferensi Pers, Rabu 26 Juli 2023.
Lee menambahkan, tujuan mereka datang ke Indonesia adalah untuk mencari peluang bisnis yang akan berkembang kedepannya. Selain itu, pihaknya juga berbicara tentang delapan pusat Hong Kong sebagaimana diuraikan dalam apa yang disebut Rencana Lima Tahun ke-14.
Baca juga: Silang Pendapat Ganjar dan Anies Soal Nasib Proyek IKN, Lanjut atau Tidak?
Rencana ini mengusulkan pengembangan Hong Kong di delapan bidang, yaitu keuangan, perdagangan, pengiriman, penerbangan, perdagangan kekayaan intelektual, hukum dan penyelesaian sengketa, seni dan budaya, serta inovasi.
“Kami memiliki banyak hal untuk ditawarkan. Mereka adalah area di mana pengalaman, keahlian, dan layanan profesional kami akan dapat berkontribusi pada berbagai bidang pengembangan dan proyek di Indonesia. Tentu saja, ibu kota baru adalah salah satunya,” ungkapnya. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting OJK optimistis kinerja perbankan 2026 membaik, didorong perombakan manajemen di banyak bank. Pertumbuhan… Read More
Poin Penting Inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar rial memicu aksi protes massal di berbagai… Read More
Poin Penting KPK mengungkap kerugian negara hingga Rp59 miliar akibat pengurangan kewajiban PBB PT Wanatiara… Read More
Oleh The Finance Team NAMANYA bank, sudah pasti ada kredit macet. Kalau tidak mau macet,… Read More
Poin Penting Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi Iswahyu, resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan STRUKTUR pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak lama menunjukkan… Read More