Jakarta–Delapan perusahaan ternama Eropa menyatakan minatnya untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Hal ini merupakan salah satu hasil nyata dari kunjungan Presiden Joko Widodo ke Jerman pekan lalu. Selain menghadiri agenda utama G-20, Presiden yang ditemani oleh beberapa Menteri menyempatkan diri untuk bertemu dengan beberapa perusahaan Eropa.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong menyampaikan bahwa dalam kunjungan ke Jerman tersebut, delapan perusahaan yang bergerak di berbagai sektor berminat menanamkan modalnya di Indonesia.
“Mereka positif sekali. Investor Eropa yang berminat bergerak di sektor otomotif, pembangkit listrik, telekomunikasi, industri kosmetika, produsen alat kesehatan, alat pertahanan, pembangunan airport serta petrokimia dan jasa konstruksi,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada Infobank di Jakarta, Selasa, 11 Juli 2017.
Thomas menjelaskan, bahwa dalam pertemuannya dengan Presiden RI perusahaan-perusahaan Eropa tersebut menyampaikan apresiasinya atas upaya pemerintah Indonesia dalam melakukan deregulasi.
“Dengan terjalinnya komunikasi tersebut, Kami berharap hal ini dapat berkontribusi positif terhadap meningkatnya realisasi investasi dari Eropa,” jelasnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More