Moneter dan Fiskal

Defisit Anggaran Pemerintah Mencapai Rp55,1 triliun

JakartaKementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan angka defisit anggaran pada realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 hingga April 2018 sebesar Rp55,1 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, angka tersebut tercatat sudah menurun bila dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp72,2 triliun.

“Defisit APBN tahun ini dibanding tahun lalu lebih kecil yaitu Rp55,1 triliun, tahun lalu kita mencapai Rp72,2 triliun. Secara nominal maupun persentase sangat lebih kecil 0,37% terhadap GDP, tahun lalu 0,53%,” jelas Sri Mulyani pada konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Kamis 17 Mei 2018.

Sementara pada belanja negara hingga April 2018 tercatat telah mencapai Rp582,9 triliun atau sebesar 26,3% dari total anggaran belanja yang telah ditetapkan sebesar Rp2.220 triliun.

Pada angka belanja negara sebesar Rp2.220 tersebut dibagi menjadi belanja pemerintah pusat untuk kementerian/lembaga (K/L) ataupun non K/L sebesar Rp331 triliun dan juga transfer dana ke daerah dan dana desa sebesar Rp251,9 triliun.

Baca juga: Hingga April 2018, Penerimaan Negara Capai Rp527,8 Triliun

Sementara pada angka penerimaan negara hingga April 2018 tercatat mencapai Rp527,8 triliun dibagi pada penerimaan pajak dan bea cukai mencapai Rp416,9 triliun, penerimaan non pajak sebesar Rp109,9 triliun dan hibah Rp1,0 triliun.

Sri Mulyani menyatakan bahwa pihaknya terus menjaga konsistensi pemerintah dalam menjaga defisit negara dengan prinsip kehati-hatian namun tetap efektif dalam mengelola anggaran negara.

“Fokus pemerintah sekarang dengan APBN yang makin sehat adalah bagaimana kita bisa menopang kegiatan investasi dan ekspor agar ekonomi kita bisa tumbuh lebih tinggi tapi keseimbangna tetap terjaga,” tukas Sri Mulyani.(*)

Suheriadi

Recent Posts

KSPN Kritik Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih

Poin Penting Presiden KSPN Ristadi meminta Presiden Prabowo membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan untuk… Read More

1 min ago

Insentif Ramadan-Lebaran Rp12,8 Triliun, DPR: Jangan Sekadar Stimulus Musiman

Poin Penting Pemerintah gelontorkan insentif Ramadan–Lebaran Rp12,8 triliun untuk jaga daya beli dan dorong konsumsi.… Read More

5 mins ago

Allo Bank Kantongi Laba Rp574 Miliar di 2025, Tumbuh 23 Persen

Poin Penting Allo Bank membukukan laba bersih Rp574 miliar pada 2025, naik 23 persen yoy,… Read More

20 mins ago

Aditya Jayaantara Pejabat OJK yang Tidak Jadi Mundur, tapi Dimutasi

Poin Penting Isu pengunduran diri pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencuat, namun Aditya Jayaantara dipastikan… Read More

52 mins ago

Purbaya Soroti NPL KUR 10 Persen, Kaji Pengambilalihan PNM untuk Efisiensi UMKM

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa soroti NPL KUR 10% dan pertimbangkan pengambilalihan PNM dari… Read More

58 mins ago

44 Penerima Beasiswa LPDP Disanksi, 8 Wajib Kembalikan Dana Beserta Bunga

Poin Penting Sebanyak 44 penerima beasiswa LPDP dijatuhi sanksi, 8 di antaranya wajib mengembalikan dana… Read More

2 hours ago