Dirinya menilai, saat ini postur defisit anggaran relatif terkendali, dan masih bisa memberikan ruang gerak bagi pemerintah untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan investasi pada sumber daya manusia.
Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Tidak Bergantung Pada APBN
Menkeu menegaskan pentingnya menyusun perencanaan yang matang dan penyerapan yang maksimal pada pengelolaan defisit anggaran, agar tidak menimbulkan beban utang dalam jangka panjang
“Apabila target defisit anggaran ditingkatkan namun tidak dieksekusi dengan baik maka justru akan meningkatkan jumlah utang dan berbagai biaya lainnya. Misalnya terdapat anggaran yang tidak terserap sebanyak Rp2,5 triliun, padahal pemerintah telah mengusahakan dana tersebut melalui penerbitan surat utang, maka hal itu bisa mengganggu kredibilitas APBN,” jelas Sri Mulyani. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Pemerintah mengubah skema MBG, penyaluran untuk siswa kini hanya dilakukan pada hari sekolah… Read More