Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group. (Foto: Dok. Infobank)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group
KASUS penarikan kendaraan artis selegram oleh debt collector menyita perhatian publik. Selain kasus Mario, anak sang pegawai pajak yang menyiksa David dengan sadisnya masih hangat, kasus debt collector pun masih tetap memanas. Media social membuat viral sepotong kekasaran debt collector dalam menarik kendaraan. Seolah-olah semua debt collector itu “brutal”. Padahal terkadang debitur macet itu yang tak rela kendaraannya ditarik tidak bersikap kooperatif. Dan, banyak kasus kendaraan sudah pindah tangan di bawah tangan.
Juga, pernyataan dari beberapa pejabat penegak hukum. Padahal, debt collector itu penting dan menjadi ekosistem industri multifinance. Bayangkan, jika para debitur macet dan tidak mau menyerahkan kendaraannya. Yang terjadi multifinance tidak bisa memberikan pembiayaan kembali, karena bisa jadi multifinance akan menjadi debitur macet dari bank yang memberikan pinjaman. Remuk.
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More
Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More
Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More
Mandiri menghadirkan Program Mudik Bersama Gratis melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk BP BUMN… Read More
View Comments
Mantap
JGN BERIKAN IKEMUDAHAN MASYARAKAT UNT HUTANG, PENUH DENGAN IMING2 SEMU YG AKIRNYA MENJERAT MASYARAKAT IT SENDIRI, MULAI DR DP 0 PERSEN DLL, FUNGSI SURVEYOR JG HRS OPTIMAL BILA MAU MEMBERIKAN KEPERCAYAAN UNT BERHUTANG KPD MASYARAKAT
Bagaimana kalo debitur sudah niat bayar,malah sudah datang langsung ke leasing tapi Sampai disana malah Deb collectore mengambil mobil dengan cara penipuan,,apakah itu benar?leasing malah membenarkan tindakan itu,,,Deb collector cuma tukang pengingat lapangan bukan tukang rampas,,yg merampas namanya rampok...
Debtcollector itu boleh aja,tapi yang sopan jangan asal geruduk aja maen sita paksa,sama aja maling yang wajib digebukin balik,duduk permasalahan nya apa sehingga credit nya macet,klo asal main geruduk aja itu ga sopan apalagi diperjalanan,kan sudah tahu alamat apa nya,tinggal dtg aja ke rumahnya,klo dijalanan itu sama aja maling
Perusahaan perbankan dan multifinance hrs nya ditambah man power utk penagihan jgn pakai jasa eternal, karyawan multifinance atau perbankan itu gk mau capek nagih makanya pakai jasa eternal dan jasa eternal identik dgn para preman2 yg kerjaannya memang tukang tagih utang, gk benar juga klo debt collector dibilang ekosistem multifinance, karyawan dong karyawan sendiri utk nagih, debt collector jarang itu yg sopan saya rasa