News Update

Dear Ibu-Ibu, Begini Strategi Jitu Kelola Keuangan Keluarga dan Bisnis

Bandung – Infobank Media Group berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar acara literasi dan edukasi keuangan kepada 400 wanita pelaku usaha ultramikro di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (4/7). 

Acara literasi dan edukasi yang bertema “Peran Wanita Mandiri bagi Perekonomian Negeri” dan dipandu secara apik oleh Rita Mirasari, Direktur Bank Danamon ini menghadirkan beberapa pembicara. Salah satunya Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Airnav Indonesia, Azizatun Azhimah yang membagikan sejumlah tips bagi para wanita pelaku usaha ultramikro untuk mengelola risiko dalam bidang keuangan dan bisnis. 

Menurutnya, wanita sebagai ibu rumah tangga yang sekaligus menjalankan bisnis UMKM, harus memiliki kapasitas pengelolaan keuangan yang baik.

“Harus bisa memisahkan mana untuk keuangan pribadi dan mana untuk bisnis. Jadi, harus detil banget ibu-ibu. Jangan sampai dicampur adukkan,” tutur Azizatun.

Baca juga: Sharing Fee 22 Persen, Posindo Ajak 400 Wanita Ultra Mikro Bandung Gabung Jadi Mitra Agen

Oleh karenanya, Azizatun yang mengibaratkan ibu rumah tangga seperti menteri keuangan dan guru madrasah di keluarga serta suami sebagai kepala sekolahnya ini, menyampaikan bahwa semua laporan keuangan yang ada dalam keluarga maupun bisnis, perlu dilakukan pencatatan dengan baik.

“Tidak boleh namanya tidak dicatat,” tegas Azizatun.

Di samping itu, dalam kaitannya dengan berbisnis, ia menekankan pentingnya persistensi dalam mengelola bisnis. Misalnya, bagi mereka yang memiliki bisnis makanan, mereka harus dapat menjaga kualitas rasa makanannya secara konsisten.

“Harus dicatat. Kalau punya pegawai juga sama, harus dilatih dan sebagainya,” sebutnya.

Selanjutnya, yang tak kalah penting ialah bagaimana memilah antara kebutuhan dan keinginan. Setiap kebutuhan yang ada perlu disesuaikan dengan gaji atau pendapatan saat ini. Azizatun katakan, kebutuhan pokok harus menjadi prioritas utama bagi para ibu rumah tangga.

Bahkan, ia juga menyampaikan pentingnya berpikir kreatif di tengah perlambatan ekonomi, seperti membuat perkebunan atau lahan pertanian kecil untuk ditanami sayur-sayuran dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.

“Kita tanam di sekitar rumah, kita tanam cabai. Dibuatlah masakan seperti masak telur dan sebagainya untuk mencukupi gizi, sambil kita menghitung berapa pengeluaran kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Azizatun menerangkan bila para ibu rumah tangga sudah melakukan perhitungan semuanya secara matang, namun pendapatan yang ada masih belum bisa memenuhi kebutuhan pokok, maka perlu dicari income tambahan.

Baca juga: Pemkot Bandung dan Infobank Gelar Literasi dan Edukasi Keuangan kepada 400 Wanita Pelaku Usaha Ultra Mikro

Ia menyarankan bagi para ibu rumah tangga untuk mencari pendapatan tambahan sesuai keahliannya. Pemanfaatan media sosial (medsos) turut menjadi sorotan Azizatun dalam kaitannya dengan pemasaran produk.

“Ini pada suka medsos gak ibu-ibu? Harus suka, di zaman sekarang harus suka. Sekarang kalau gak tampil, gak dikenal sama orang,” ujarnya.

“Kalau kita masih belum sanggup pinjam, tak punya kemampuan membayar, jangan pinjam dulu. Tapi saat nanti usaha kita sudah maju, kelihatan calon pembeli, baru kita bisa bermitra dengan pemodal dari luar,” sambung Azizatun.

Ia turut mengingatkan pentingnya menabung. Menabung perlu dilakukan dari sedini mungkin secara sederhana, seperti dengan menabung Rp10.000 setiap seminggu sekali. Tak hanya uang, ia juga menyarankan untuk menyimpan emas.

“Simpan emas sekarang udah bisa loh belinya secara online. Bisa ke Pegadaian, ke BSI, bisa simpan emas di situ,” tukas Azizatun. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

BPJS Kesehatan Buka Suara soal Bayi Baru Lahir Otomatis Terdaftar JKN, Ini Faktanya

Poin Penting Bayi baru lahir belum otomatis menjadi peserta JKN, tetap harus didaftarkan. BPJS masih… Read More

34 mins ago

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

7 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

10 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

11 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

11 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

12 hours ago