Ilustrasi: Gedung kantor OCBC Indonesia/istimewa
Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) pada hari ini (2/8) mengumumkan bahwa telah melakukan penggabungan usaha atau merger dengan PT Bank Commonwealth (PTBC) sebagai langkah strategis yang menandai tahapan baru dalam industri perbankan Indonesia.
Keputusan tersebut telah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Ada empat poin mata acara yang diajukan, antara lain:
Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja, mengatakan merger ini merupakan langkah strategis yang dilakukan oleh OCBC untuk terus tumbuh menjadi bank swasta terkemuka di Indonesia. Merger ini juga mencerminkan komitmen dalam peningkatan layanan nasabah dan pemanfaatan peluang yang ada di pasar perbankan nasional.
Baca juga: Laba Bersih OCBC Tumbuh 16 Persen jadi Rp2,4 Triliun di Semester I 2024
“Kami percaya penggabungan ini akan membawa sinergi. Dengan menyatukan kekuatan yang dimiliki, OCBC siap melayani basis nasabah yang lebih luas dengan solusi perbankan yang lebih komprehensif,” ucap Parwati dalam keterangan resmi di Jakarta, 2 Agustus 2024.
Ia juga menambahkan, merger tersebut juga diharapkan dapat memperluas akses bagi nasabah PTBC terhadap jaringan luas dan kapabilitas OCBC di kawasan ASEAN, Greater China, dan wilayah lainnya, terutama dalam layanan corporate banking.
Adapun, integrasi nasabah ritel dan UKM PTBC akan menguatkan posisi pasar OCBC, memperbesar portfolio, dan mengukuhkan OCBC menjadi salah satu bank swasta terdepan di Indonesia.
Hal ini turut didukung oleh jaringan yang kini mencakup lebih dari 200 cabang di kota-kota besar Indonesia, OCBC berkomitmen untuk memajukan layanan perbankan ritel dan UKM serta memperkuat posisi strategis dalam pasar yang ditargetkan. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More
Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More
Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More