Categories: Perbankan

DBS Treasures Private Client Perkuat Manajemen Terkurasi Lintas Generasi

Jakarta – Pada tahun ketiga kehadirannya di Indonesia, DBS Treasures Private Client senantiasa membawa Nasabah private banking menjadi yang terdepan termasuk dalam perencanaan perpindahan kekayaannya ke generasi penerus melalui komitmen “Live with an Edge, Spark What’s Next”.

Hal ini sejalan dengan peningkatan jumlah nasabah DBS Treasures Private Client sebanyak double digit y.o.y, baik secara total maupun dalam kategori nasabah milenial  High Net Worth Individual (HNWI) (range usia 24-40 tahun), serta memperkuat misi untuk menjangkau lebih banyak nasabah milenial yang saat ini mencakup 15% dari keseluruhan jumlah nasabah.

Data internal tersebut didukung laporan dari Knight Frank tahun 2021, di mana angka HNWI di Indonesia meningkat 45% menjadi sebanyak 21.430 di tahun 2020 dan diproyeksikan akan meningkat tajam hingga 110% pada tahun 2025 mendatang.

“Memasuki usia ketiga, peningkatan nasabah DBS Treasures Private Client menjadi acuan bagi kami untuk selalu membawa nasabah menjadi yang terdepan. Hal ini menjadi bagian dari visi kami menuju future of banking yang berupaya untuk mewujudkan solusi manajemen kekayaan terkurasi lintas generasi. Komitmen kami ‘Live with an Edge, Spark What’s Next’ membawa perspektif baru untuk memastikan semua yang telah diraih nasabah dapat sampai di tangan generasi penerus dan menginspirasi perubahan berkelanjutan ke arah yang lebih baik,” ujar Rudy Tandjung selaku Director Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia, seperti dikutip Rabu, 8 September 2021.

“DBS Treasures Private Client terus menghadirkan wealth succession advisory yang mendukung kejernihan strategi perpindahan kekayaan antar generasi HNWI, wealth preservation yang terdiri dari
rangkaian produk-produk komprehensif yang tangguh, dan transformasi digital berkelanjutan dengan kapabilitas yang terus diperluas,” tambah Festia Pisa Valensia selaku Head of Segmentation, Liabilities &
Mortgage PT Bank DBS Indonesia.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Bank DBS Indonesia bersama Wunderman Thompson (2021), generasi baru HNWI memiliki karakteristik yang berbeda dengan generasi HNWI sebelumnya dalam melakukan kegiatan investasi, karena generasi baru HNWI lebih terbuka terhadap produk-produk investasi dalam ekosistem digital.

Mereka juga cenderung bergerak lebih cepat dalam mengambil peluang dan lebih tertarik dalam investasi di market dan instrumen yang tangguh dalam menghadapi kondisi saat ini.

DBS Treasures Private Client telah mengantisipasi hal tersebut dengan memastikan generasi baru HNWI dapat mengoptimalkan dinamika peluang investasi tangguh secara 24/7 melalui aplikasi
digibank by DBS. Kini nasabah dapat menikmati fleksibilitas strategi reksa dana hingga ke offshore, peluang obligasi dalam IDR dan USD, serta transaksi lebih dari 20 mata uang asing dengan nilai tukar real-time.

“Komitmen DBS Treasures Private Client sebagai mitra terpercaya semakin diakui melalui berbagai penghargaan global yang sudah diraih, meliputi Best International Private Bank – 1st Country Winner dari Asiamoney Private Banking Awards (2021) dan The World’s Best Banks – 1st Country Winner dari Forbes (2021), serta Best Bank in the World dari Euromoney dan Global Finance yang diraih selama tiga tahun berturut-turut (2018-2020), dan Safest Bank in Asia dari Global Finance selama 12
tahun berturut-turut (2009-2020),” pungkas Rudy. (*) Steven

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

8 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

9 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

10 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

15 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

16 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

17 hours ago