DBS; Masuk 50 besar. (Foto: Paulus Yoga)
Singapura–Bank asal Singapura yakni Bank DBS mendapat penghargaan masuk dalam peringkat 50 besar sebagai bank yang paling dihargai di dunia. Penghargaan ini sejalan dengan kinerja DBS yang menunjukkan pertumbuhan signifikan.
DBS menjadi bank asal Singapura pertama yang masuk ke peringkat 50 bank paling dihargai di dunia. Selain itu Bank DBS juga merupakan satu-satunya bank ASEAN yang masuk dalam daftar top 50 global bergengsi ini.
Menurut Brand Finance, sepanjang tahun lalu, brand value DBS naik sebesar 20% menjadi senilai US$5,31 miliar. Ini menandakan bahwa bank asal Singapura dan ASEAN untuk pertama kalinya memiliki brand value bernilai hingga US$5 miliar dan melonjak ke urutan 48 dari urutan ke 56 sebagai bank paling dihargai di dunia.
Managing Director Brand Finance Asia Pacific Samir Dixit mengatakan, Merk bank ASEAN tengah berada di jalur yang kuat, dengan DBS yang memimpin peringkat ASEAN selama 5 tahun berturut-turut, DBS telah menaikkan standar untuk seluruh bank yang berada di kawasan ASEAN.
“Bank DBS menembus brand value sebesar US$5 miliar untuk pertama kalinya dan kita akan melihat apabila yang lain akan dapat mengikuti,” ujarnya.
Di tempat yang sama Director Brand Finance Asia Pacific Alfredo Chandra menambahkan, bahwa hampir seluruh bank Asia sudah mencapai skor kekuatan brand yang tinggi secara signifikan, dan membuat bank-bank tersebut sangat kompetitif baik secara regional maupun global.
“Sejak dimulainya penelitian, DBS secara konsisten sudah dikenal sebagai bank yang paling dihargai di Singapura dan ASEAN,” tukasnya.
Head of Group Strategic Marketing and Communications Bank DBS Karen Ngui mengungkapkan, pihaknya merasa terhormat dengan penghargaan ini. “Sudah bertahun-tahun, kami berkomitmen untuk membentuk masa depan dunia perbankan, lewat digital dan memposisikan diri kita dalam perjalanan para nasabah,” ucapnya. (*) Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More