Perbankan

DBS Indonesia Siap Perbanyak Investasi Berbasis ESG

Jakarta – Belakangan, investasi berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) berkembang pesat di dunia. Banyak negara telah menerapkan faktor ESG dalam setiap investasinya.

Di Indonesia, khususnya industri perbankan telah menerapkan implementasi dari ESG Investment sejak tahun 2009. Di mana, dengan dimasukkannya kriteria ini dalam laporan keuangan perbankan.

Salah satunya, Bank DBS Indonesia yang memperbanyak kerja sama berbasis ESG (environmental, social, and governance) untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan negara.

“Komitmen Bank DBS Indonesia untuk menggalakkan investasi berbasis ESG direalisasikan melalui berbagai pendanaan yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir,” kata Director of Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Kunardy Lie, dikutip Selasa, 4 April 2023.

Misalnya saja, perusahaan-perusahaan seperti eFishery, startup teknologi akuakultur pertama di Indonesia, menerima pinjaman sebesar US$3,3 juta untuk merevolusi sektor akuakultur dan meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan dan udang di Indonesia.

Selain itu kata dia, Bank DBS Indonesia juga memberikan transition financing untuk Indika Energy melalui anak usaha PT Jaya Bumi Paser (JBP) sebesar US$27,5 juta guna membiayai pengembangan sumber energi baru dan terbarukan berbasis biomassa yang berkelanjutan.

Di lingkup regional, portofolio keuangan berkelanjutan Bank DBS telah mencapai S$52,7 miliar per 30 Juni 2022, melampaui target S$50 miliar jauh sebelum 2024.

Komitmen investasi berbasis ESG yang dijalankan Bank DBS Indonesia pun diganjar penghargaan bergengsi internasional sebagai ‘Best Investment Bank’ oleh Majalah Global Finance.

Penghargaan ini memilih pemenang berdasarkan sejumlah kriteria meliputi partisipasi bank, saham, jumlah dan besaran kerja sama (deals), jasa dan konsultasi (advice), kemampuan penataan, jaringan distribusi, upaya untuk mengatasi kondisi pasar, inovasi, penetapan harga, kinerja penjaminan emisi atau underwriting setelah pasar, serta reputasi pasar.

Setiap institusi perbankan dinilai oleh tim editorial Global Finance dengan masukan dari para pakar industri dengan kesepakatan-kesepakatan yang diumumkan atau dijalankan selama tahun 2022 turut menjadi bahan pertimbangan.

Sebelumnya, DBS Bank Ltd (Bank DBS), yang menaungi Bank DBS Indonesia, telah diakui sebagai “World’s Best Bank” oleh Global Finance selama lima tahun berturut-turut sejak 2018-2022. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

1 hour ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

2 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

2 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

3 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

4 hours ago