News Update

DBS Indonesia Klaim Dana Kelolaan Tumbuh 148%

Jakarta – PT Bank DBS Indonesia (DBS) menyatakan komitmennya di tahun 2017 ini untuk senantiasa dapat menghadirkan ragam solusi perbankan, termasuk produk dan layanan jasa menyeluruh seperti Securities & Fiduciary Services (Bank Kustodian), Trade Finance, dan Cash Management.

Langkah ini dilakukan guna memenuhi beragam kebutuhan nasabah institusi baik korporasi maupun lembaga keuangan bank & non-bank.

Apa lagi hal itu kini telah didukung oleh bisnis Bank Kustodian yang dimiliki Bank DBS Indonesia yang berhasil mengalami peningkatan pendapatan dan pertumbuhan total dana kelolaan tahun 2016 yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun 2015.

Kinerja Bank DBS Indonesia yang sangat baik dalam produk dan pelayanan selaku Bank Kustodian dalam mengadministrasikan aset reksa dana, membuat Bank DBS Indonesia berhasil meraih penghargaan sebagai Best Performance in Custodian Bank (Bank Kustodian Berkinerja Terbaik) dalam ajang Indonesia Top Performing Mutual Fund & Consumer Choice Awards 2017.

“Kunci kami dalam berkembang adalah inovasi dan konektivitas kami yang kuat di Asia sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah. Penghargaan ini merupakan bukti hasil kinerja dan kerja keras kami selama tahun 2016, dimana unit bisnis Bank Kustodian di Bank DBS Indonesia berhasil mengalami peningkatan pendapatan sebesar 52% dan memperoleh pertumbuhan total dana kelolaan sebesar 148% dibandingkan tahun sebelumnya. Prestasi ini kembali memicu kami untuk menghasilkan kinerja lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang,” kata Head of Global Transaction Services, Bank DBS Indonesia, Iwan Rusli, di Jakarta, Jumat, 19 Mei 2017.

Mekanisme penentuan pemenang penghargaan ini adalah melalui pengumpulan 1.600 data reksa dana yang sudah terdaftar dan beroperasi di Indonesia.

Riset ini tidak hanya menghasilkan perusahaan manajer investasi atau reksa dana yang memiliki kinerja baik dalam 5 tahun terakhir, namun juga menghasilkan Bank Kustodian sebagai lembaga pendukung yang mempunyai kinerja terbaik dalam mengadministrasikan aset reksa dana tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa peran penilaian kinerja reksa dana dalam suatu perusahaan manajer investasi maupun peran Bank Kustodian mempunyai pengaruh terhadap kesadaran investor dalam memilih reksa dana yang potensial untuk menyiapkan dananya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

7 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

7 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

7 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

8 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

8 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

8 hours ago