DBS Proyeksi Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 5% di 2018
Jakarta– PT Bank DBS Indonesia (DBS Indonesia) senantiasa aktif dalam membentuk generasi perbankan melalui berbagai pengembangan inovasi-inovasi melalui berbagai inisiasi dan program, baik itu secara internal maupun eksternal. Salah satu bentuk nyata inovasi tersebut melalui DBS UNI.CORN.
DBS UNI.CORN Management Internship merupakan salah satu dari strategi Bank DBS dalam menelurkan generasi bankir baru yang memiliki passion di bidang inovasi teknologi dan keuangan. Program ini telah sukses dilakukan oleh DBS Singapura sejak tahun 2016, dengan jumlah aplikan lebih dari 1.000 mahasiswa.
“Tenaga kerja yang tangkas dan inovatif akan membantu mewujudkan cita-cita Bank DBS untuk membentuk masa depan perbankan yang berorientasi pada inovasi dan kami sangat antusias untuk menjadi bagian dari ini dengan memelihara generasi bankir digital berikutnya, dan mampu memperkuat talenta sebanyak 22.000 karyawan DBS yang kami sebut sebagai startups,” ungkap Head of Digital Banking DBS Indonesia, Leonardo Koesmanto melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa 6 Maret 2018.
Program ini sendiri diperuntukan bagi para mahasiswa di tingkat sarjana yang berasal dari beberapa universitas ternama di Indonesia serta beberapa universitas ternama luar negeri. Pada awal masa program, para aplikan diseleksi melalui beberapa kriteria melalui serangkaian tes dan wawancara video.
DBS Indonesia juga menggelar ideasmash hackathon pada 18 Desember 2017 sebagai putaran final sebelum akhirnya terpilih 12 orang yang akan mengikuti program magang. Para magang yang disebut sebagai UNI.CORNs ini terpilih berdasarkan kemampuan individu dalam memecahkan masalah dan bekerja dalam tim.
Baca juga: Pacu Pendapatan, DBS Indonesia Fokus di Bisnis Korporasi
Para UNI.CORNs telah diajarkan apa yang dikenal sebagai kerangka Journey Thinking, dan telah menghabiskan 8 minggu konseptualisasi, pengujian dan pengembangan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Pada 2 Maret 2018, UNI.CORN program diakhiri dengan Demo Day, di mana masing-masing tim menunjukkan inovasi, ide-ide dan solusi mereka khususnya di area perbankan dan financial technology kepada senior manajemen DBS Indonesia.
“Mengembangkan Budaya Startup Melalui Program DBS UNI.CORN. Sejalan dengan fokus Bank DBS untuk bertransformasi menjadi digital bank, secara internal, Bank DBS telah merubah diri dengan menjadi institusi yang memiliki 22.000 orang startup. Hal ini memungkinkan tiap orang untuk berpikir dan berinovasi secara agile dalam mengembangkan unit masing-masing dengan kemampuan digital,” tambah Koesmanto.
Selain sebagai upaya dalam menelurkan generasi baru digital bankir, DBS UNI.CORN juga merupakan salah satu inisiasi DBS Indonesia dalam membangun budaya startups di kalangan millennials.
Secara eksternal, Bank DBS mempunyai berbagai program yang digalangkan, di antaranya adalah DBS Accelerator, sebuah program hasil kerjasama DBS Bank (Hong Kong) dan Nest, sebuah platform inovasi global yang mendukung para wirausaha. Program tahunan DBS yang telah memasuki tahun ke-3 pada 2017 ini bertujuan untuk menerapkan teknologi FinTech lebih baik di dalam ekosistem bank dengan menciptakan peluang bagi para inovator dari seluruh Asia dan dunia untuk bertransformasi ke arah digital. (*)
Poin Penting Pesawat ATR 42-500 ditemukan di puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dalam… Read More
Poin Penting Sistem rujukan JKN bukan hambatan, melainkan mekanisme untuk memastikan peserta mendapat layanan medis… Read More
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More