Jakarta – Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation menyalurkan dana hibah senilai Rp48 miliar untuk meningkatkan akses perempuan pelaku usaha mikro dan kecil terhadap literasi serta layanan keuangan, manajemen bisnis, dan pemasaran digital di Tanah Air.
Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika mengatakan, pihaknya menggandeng dua mitra anyar dalam menyukseskan program ini, yakni Yayasan Mercy Corps Indonesia (Mercy Corps Indonesia) dan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia).
“DBS Foundation hadir dengan visi untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat rentan, termasuk kaum muda dan perempuan yang memiliki keterbatasan akses. Dengan dana hibah Rp48 miliar yang dikucurkan untuk program ini, kami percaya dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ujar Mona, dalam keterangannya, dikutip Kamis, 16 Oktober 2025.
Baca juga: 5 Kunci Hadapi Dinamika Ekonomi bagi Pemilik Bisnis ala Bank DBS Indonesia
Menurut Mona, selain memberikan bantuan pendanaan, pihaknya juga memastikan seluruh program kemitraan ini dapat menciptakan dampak jangka panjang bagi seluruh penerima manfaat serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi inklusif yang berkelanjutan.
Diketahui, inisiatif program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang DBS Foundation sejak 2023 untuk memberikan dukungan pendanaan hingga SGD 1 miliar selama 10 tahun ke depan di kawasan Asia.
Program ini berfokus pada dua pilar utama, yakni mendorong inklusi (fostering inclusion) dan menyediakan kebutuhan dasar (providing essential needs), melalui berbagai program yang menjawab tantangan nyata di masyarakat.
Baca juga: Eastspring Indonesia Gandeng Bank DBS Luncurkan Reksa Dana Syariah
Sebelumnya, pada Januari 2025, Bank DBS Indonesia bersama DBS Foundation meluncurkan program pembangunan sosial perdana bersama The Asia Foundation, Yayasan Humanis dan Inovasi Sosial, serta Dicoding senilai SGD 9 juta atau lebih dari Rp100 miliar untuk tiga tahun ke depan. (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More