DBS Bank; Buka cabang baru. (Foto: Istimewa).
Jakarta– PT Bank DBS Indonesia (Bank DBS Indonesia) membuka dua kantor cabang SME (small medium enterprise/ UKM) banking di Melawai dan Thamrin, Jakarta. Dua cabang tersebut difokuskan untuk meningkatkan akses nasabah UKM serta memperkuat customer base dan akuisisi nasabah baru.
Layanan kantor baru itu meliputi beragam kebutuhan transaksi perbankan seperti produk deposito, penarikan tunai, kliring cek, document collection point untuk produk cash management, layanan pinjaman dan trade serta aktivitas pembayaran lainnya.
Direktur Institutional Banking Group-SME Bank DBS Indonesia, Steffano Ridwan mengatakan, salah satu strategi DBS Indonesia memang berfokus pada pengembangan bisnis perbankan korporasi dan perbankan untuk UKM. Pasalnya sektor SME alias UKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia dan berkontribusi terhadap PDB sebesar 57,9%.
“Memang SME tulang punggung perekonomian, kita tahu 2013-2014 SME ini merupakan tulang punggung dan ini bisa dikembangkan lagi, memang situasi ekonomi belum terlalu baik tapi bukan berarti gak tumbuh,” kata Steffano di Jakarta, Selasa 19 Januari 2016.
Dengan dibukanya dua kantor ini, secara keseluruhan cabang Bank DBS Indonesia telah genap 44 kantor yang tersebar di 11 kota di Indonesia. Steffano mengungkapkan, tahun ini Perseroan akan kembali memperluas jaringan kantornya baik di Jakarta maupun di luar Jakarta. Soal jumlahnya, Steffano mengatakan DBS Indonesia masih menghitung. Dua kantor cabang SME yang baru dibuka tersebut diharap menyumbang pertumbuhan pendapatan SME Banking sebesar 20% pada akhir 2016.(*) Ria Martati
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More