Jakarta–PT Bank DBS Indonesia (DBS Indonesia) membidik peningkatan nasabah hingga 3,5 juta melalui layanan digital banking terbarunya, Digibank. Peluncuran aplikasi menyerupai layanan bank konvensional yang digunakan dalam ponsel pintar ini juga ditargetkan dapat mendongkrak Dana Pihak Ketiga (DPK).
“Kami targetkan dalam lima tahun pengguna Digibank ini bisa 3,5 juta pengguna,” ungkap Direktur Konsumer DBS Indonesia, Wawan Salum dalam peluncurkan “Digibank” di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Selasa, 29 Agustus 2017.
Peluncuran Digibank di Indonesia ini juga dimaksudkan untuk menyasar calon nasabah pada segmen milenial atau masyarakat yang setiap harinya erat dengan perangkat teknologi informasi. Di mana pada tahun ini, DBS ingin menggencarkan layanan teknologinya.
“Tahun ini memang kita fokuskan ke layanan digital. Jadi pada tahun ini kita tidak berniat buka kantor cabang” jelas Wawan.
Baca juga: Laba Bersih DBS Indonesia Meningkat 75%
Wawan menambahkan, sejak di-soft launching pertama kali pada hari ini, tercatat sudah 13 ribu pengguna yang mendownload dan menggunakan aplikasi digibank. Dan pihaknya optimis target 3,5 pengguna akan tercapai hingga lima tahun kedepan.
Namun, ketika ditanya mengenai jumlah investasi pengadaan sistem ini, Wawan enggan mengungkapkan berapa nilai investasi tersebut. Dia menjelaskan Digibank hadir untuk lebih dari sekedar layanan mobile banking atau internet banking yang dimiliki bank-bank lain. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More