Perbankan

Daya Beli Loyo, OCBC Pede Bisnis Kartu Kredit Tetap Laris Manis

Jakarta – Di tengah daya beli yang ‘loyo’, namun perbankan tetap pede menawarkan produk kartu kredit premium yang ditunjukan untuk nasabah sultan.

PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) atau OCBC, misalnya, bank asal Singapura ini kembali memperkenalkan Kartu Kredit OCBC Voyage di Jakarta, Kamis (15/5).

Executive Director Marketing Communication Division Head OCBC Amir Widjaya menjelaskan, Kartu Kredit OCBC Voyage memang diperuntukkan untuk nasabah premier dan private banking.

Baca juga : OCBC Luncurkan Kartu Kredit Star Wars Platinum, Apa Keunggulannya?

“Kalau ingin punya kartu ini, maka harus menjadi nasabah premier dan private banking kita,” ujarnya, dalam acara Media Chit Chit bersama awak media di Jakarta, Kamis, 15 Mei 2025.

Ia mengatakan, Kartu Kredit Voyage yang telah diluncurkan sejak 2017 lalu ini menunjukan tren pertumbuhan yang cukup impersif. Berdasarkan data perseroan, pertumbuhan ending net receivables (ENR) hingga 16 kali lipat dalam dua tahun terakhir. Adapun jumlah pengguna kartu Voyage naik 24 persen secara tahunan (yoy) per April 2025.

“Dua tahun terakhir, transaksi kartu kredit Voyage itu tumbuh hampir 16 kali. Jadi ini bisa menunjukan kenapa menjadi produk pilihan kita,” bebernya meski tak merinci detail pengguna produk tersebut.

Baca juga : UUS OCBC Salurkan Pembiayaan Rp6 Triliun Sepanjang 2024

Pihaknya pun optimis, Kartu Kredit Voyage ini bisa bisa mendukung pertumbuhan produk kartu kredit lainnya seperti Nyala Kartu Kredit, OCBC Titanium hingga OCBC Platinum.

“Kita cukup optimis bahwa kartu ini bisa mendukung pertumbuhan yang lain,” tandasnya. 

Diketahui, Kartu Kredit OCBC Voyage dirancang untuk menemani setiap langkah penting nasabah; dari perjalanan profesional, pertumbuhan finansial, hingga pencapaian personal. 

Bagi nasabah yang suka traveling dan entertainment, Kartu Kredit OCBC Voyage menyediakan penukaran mileage yang kompetitif, serta Voyage Complimentary Packages yang mencakup dining, staycation mewah, tiket nonton film, cash rebate  dan Voyage Miles. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Hadirkan Fasilitas Kesehatan Premium, BRI Life dan RS Awal Bros Jalin Kolaborasi Strategis

Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More

14 mins ago

Jamkrindo Bukukan Laba Bersih Rp1,05 Triliun pada 2025

Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More

49 mins ago

FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI, Begini Respons OJK

Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More

60 mins ago

Kaspersky Catat Pertumbuhan Positif 2025, Target Double Digit di 2026

Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah, Pelaku Pasar Ragu Gencatan Senjata AS-Iran Bertahan

Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More

1 hour ago

227 Saham Merah, IHSG Dibuka Melemah ke Level 7.214

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,89 persen ke level 7.214,17 pada awal perdagangan (9/4), dari… Read More

2 hours ago