Darmin Optimis Rupiah Masih Bisa Menguat Rp14.100/US$

Jakarta- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai, nilai tukar rupiah hingga akhir tahun 2018 masih dapat menunjukan ruang penguatannya hingga Rp14.100 per dollar Amerika Serikat (AS).

Hal tersebut seiring dengan kebijakan Bank Indonesia (BI) yang terus mengetatkan regulasi suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate pada pertengahan November lalu. Darmin menilai, hal tersebut dapat membuat aliran dana asing (capital inflow) masuk ke Indonesia.

“Masih ada ruang sebenarnya. Tapi kan kita juga nggak habis-habisan untuk memperkuat langsung. Yang penting sudah ada capital inflow sehingga mereka beli kembali saham kita beli sun kursnya menguat lagi,” kata Darmin di Jakarta Rabu 28 November 2018.

Tak hanya itu, Darmin juga menilai, kebijakan BI terebut juga dibarengi oleh kebijakan yang diambil pemerintah khususnya insentif fiskal diharapkan ke depan investasi akan tetap masuk dan tumbuh tinggi.

“Dengan begitu defisit transaksi berjalan bisa ditutup oleh surplus transaksi modal dan finansial,” tambah Darmin.

Sebagai informasi, untuk suku bunga acuan BI sendiri, hingga sepanjang 2018 saja BI telah menaikkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate sebanyak 175 bps pada bulan Mei Juni, Agustus dan terakhir pada November sehingga kini berada di level 6,00%. Dengan kebijakan kenaikan suku bunga tersebut dipercaya mampu untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Pemerintah Belum Siapkan Perppu Defisit APBN, Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Aman

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More

3 hours ago

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

3 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

3 hours ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

3 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

3 hours ago

Cara Amartha Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Desa

Poin Penting Amartha meluncurkan Amartha Empower, portal donasi, zakat, dan sedekah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi… Read More

4 hours ago