Nasional

Dari Ekosistem Pesisir hingga Pertanian, 5 Program Pertamina Regional Jawa Diakui Dunia

Jakarta – Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa terus berkomitmen memberdayakan masyarakat dan melestarikan lingkungan melalui berbagai program berkelanjutan. Program-program tersebut meliputi Tiga Perisai, Jam Pasir, Pesisir Berdikari, Melintang, dan Jari Tangan.

Senior Manager Relations Regional Jawa, Agus Suprijanto, menjelaskan bahwa Program Tiga Perisai merupakan inisiatif PHE OSES yang berfokus pada perlindungan ekosistem pesisir, pemberdayaan nelayan, dan ketahanan pangan masyarakat pesisir di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta.

“Sementara itu, Program Jam Pasir, yang digagas oleh PHE ONWJ, menggabungkan penanggulangan abrasi dengan pengembangan ekonomi masyarakat di kawasan pesisir Kabupaten Karawang, Jawa Barat,” ujar Agus, dikutip Senin, 13 Mei 2025.

Tak hanya itu, kata dia, Program Pesisir Berdikari, yang diinisiasi Pertamina EP Tambun Field, memprioritaskan inovasi polikultur untuk penguatan ekonomi pesisir berbasis kelautan berkelanjutan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Baca juga: Pertamina Geothermal (PGEO) Sukses Bukukan Kinerja Solid di Awal 2025, Ini Rinciannya

“Lalu program Melintang besutan Pertamina EP Subang Field dinilai sukses memberdayakan mantan pemburu satwa langka Owa Jawa menjadi petani kopi konservasi di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat,” sambungnya.

Terakhir, program Jari Tangan, hasil inisiatif Pertamina EP Jatibarang Field, berperan dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok tani di Indramayu melalui inovasi pupuk organik, yang berdampak pada peningkatan kualitas hasil pertanian.

Kelima program tersebut, kata dia, berhasil menyabet lima penghargaan dalam ajang “Green World Awards 2025 for Environmental Best Practice”, yang diselenggarakan di Rydges Rooftop, Auckland, Selandia Baru, Senin, 12 Mei 2025.

Baca juga: Pertamina Mandalika Racing Series dan Scooter Prix Bisa Jadi Katalisator Ekonomi

Menurutnya, seluruh program tanggung jawab sosial dan lingkungan tersebut dinilai unggul oleh The Green Organisation, lembaga penyelenggara yang berbasis di Inggris Raya. Penghargaan ini diberikan karena program-program tersebut dianggap mampu memberikan solusi konkret terhadap isu lingkungan dan sosial, serta sejalan dengan prinsip “Creating Shared Value” dalam praktik operasional perusahaan.

“Apresiasi ini juga menjadi penyemangat kami untuk terus mewujudkan program-program pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat, seta pelestarian lingkungan yang berdampak positif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Bank Raya Paparkan Kinerja 2025, Transformasi Bank Digital Kian Menguat

Poin Penting PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatat penyaluran kredit digital Rp28,75 triliun pada 2025… Read More

8 mins ago

Renovasi Atap Panti Asuhan di Serang, Tugure Tegaskan Komitmen CSR Berkelanjutan

Poin Penting Tugure merenovasi atap Panti Asuhan Al Arif di Serang yang sebelumnya rusak dan… Read More

38 mins ago

LPEM UI Sarankan BI Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen, Ini Alasannya

Poin Penting LPEM UI menyarankan BI mempertahankan suku bunga 4,75% pada RDG Maret 2026 di… Read More

49 mins ago

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 T ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 T

Poin Penting BNI menambah fasilitas kredit Rp10 triliun kepada Pegadaian, sehingga total pembiayaan mencapai Rp25,1… Read More

1 hour ago

BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

Menyambut puncak arus mudik Lebaran, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan delapan Posko Mudik… Read More

1 hour ago

Peringati HUT ke-6, IFG Berbagi Kepedulian Bersama Yayasan Sayap Ibu

Bantuan sebesar Rp60 juta tersebut diberikan dalam rangka peringatan HUT ke-6 IFG sebagai wujud komitmen… Read More

1 hour ago