News Update

Dapat Restu OJK, Francis Lay Sioe Ho Resmi Jadi Presiden Komisaris BFI Finance

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan restu pada Francis Lay Sioe Ho untuk menjabat sebagai Presiden Komisaris PT BFI Finance Indonesia Tbk.

Berdasarkan keterbukaan informasi (28/8), manajemen PT BFI Finance Indonesia Tbk mengungkapkan persetujuan Francis Lay Sioe Ho sebagai presiden komisaris perseroan tertuang dalam Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-236/PL.02/2025 tanggal 22 Agustus 2025 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.

“Bahwa berdasarkan penilaian dan kepatutan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan, Sdr. Francis Lay Sioe Ho memenuhi persyaratan sebagai Presiden Komisaris PT BFI Finance Indonesia Tbk,” tulis dalam surat keputusan OJK dikutip 28 Agustus 2025.

Baca juga: BFI Finance Bakal Tebar Dividen Final Rp32 per Saham, Cek Jadwalnya

Berdasarkan surat keputusan tersebut, manajemen BFI Finance mengungkapkan bahwa Francis Lay Sioe Ho efektif menjabat sebagai presiden komisaris perseroan sejak 27 Agustus 2025.

Diketahui, berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Januari 2025, para pemegang saham BFI Finance sepakat untuk mengangkat Francis Lay Sioe Ho sebagai presiden komisaris perseroan menggantikan posisi Kusmayanto Kadiman.

Baca juga: Tren Merger Multifinance di Tengah Fenomena Rohana dan Rojali

Dengan persetujuan ini, masa jabatan Kusmayanto Kadiman secara resmi berakhir setelah Francis Lay Sioe Ho efektif menjabat. Perseroan juga diwajibkan melakukan penyesuaian dokumen perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sdr. Francis Lay Sioe Ho telah sah dan dapat bertindak untuk dan atas nama perseroan baik di dalam maupun di luar pengadilan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan,” kata manajemen BFI Finance.

Profil Francis Lay Sioe Ho

Nama Francis Lay Sioe Ho tentu sudah tak asing lagi di lingkungan BFI Finance. Sebelum diangkat menjadi presiden komisaris, Francis pernah dipercaya sebagai presiden direktur BFI Finance. Namun pada akhir Desember 2024, Francis mengundurkan diri dari posisi presiden direktur perseroan.

Francis punya pengalaman panjang selama 40 tahun bergelut di industri pembiayaan. Sebelum bergabung dengan BFI Finance pada 1980, Francis pernah bekerja di Kementerian Keuangan Singapura (1972–1973) dan bergabung dengan PT Indovest (1975–1980). (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Catatan HUT ke-47 Infobank: Lazy Bank, Kriminalisasi Kredit Macet, dan Ujian Akhir Disiplin Fiskal

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut para… Read More

4 mins ago

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp5 Triliun

Poin Penting BTN rebranding e’Batarapos menjadi Tabungan BTN Pos sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan… Read More

9 hours ago

Aliran Modal Asing Masuk RI Rp1,44 Triliun pada Awal 2026

Poin Penting Aliran modal asing masuk Rp1,44 triliun di awal Januari 2026, mayoritas mengalir ke… Read More

16 hours ago

KPK Tetapkan 5 Tersangka Terkait OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut

Poin Penting KPK tetapkan 5 tersangka OTT dugaan suap pajak KPP Madya Jakarta Utara. 3… Read More

17 hours ago

Begini Gerak Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,13 persen pada perdagangan Jumat (9/1/2026), meski mayoritas indeks domestik… Read More

17 hours ago

Sempat Sentuh Level 9.000, IHSG Sepekan Menguat 2,16 Persen

Poin Penting IHSG menguat 2,16 persen sepanjang pekan 5-9 Januari 2026 dan sempat menembus level… Read More

18 hours ago