Perbankan

Dapat Jatah Penyaluran KUR Rp500 Miliar, KB Bukopin Siap Bantu UMKM

Jakarta— PT Bank KB Bukopin, Tbk (KB Bukopin) menerima mandat dari Kemenko Perekonomian) untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun ini. Sebagai Bank yang memiliki karakteristik pangsa pasar di segmen UMKM, KB Bukopin meyakini potensi yang diberikan tersebut dapat berkontribusi terhadap penyaluran kredit.

KB Bukopin dipercaya Kemenko Perekonomian untuk menyalurkan pinjaman KUR. Secara nasional, setidaknya dana Rp450 triliun yang telah dianggarkan dapat terdistribusi secara menyeluruh kepada pelaku usaha sepanjang 2023. Sementara, KB Bukopin mendapatkan plafon penyaluran KUR senilai Rp500 miliar.

Anggaran tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk dapat menggerakan roda perekonomian masyarakat di tengah isu resesi yang saat ini gencar diperbincangkan.

SME Business Director KB Bukopin Yohanes Suhardi menyambut baik kepercayaan yang diberikan pemerintah itu.

“Kami sangat mengapresiasi mandat yang telah diberikan Pemerintah melalui Kemenko Perekonomian kepada Bank KB Bukopin. Kepercayaan tersebut merupakan indikasi yang sangat baik untuk Bank KB Bukopin atas komitmen dan eksistensi kami dalam penyaluran KUR dalam rangka membantu menggerakan roda perekonomian masyarakat,” ujar Yohanes dikutip 20 Januari 2023.

Sebagai informasi, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mencatat, realisasi KUR 2022 menyentuh Rp365,50 triliun, atau sekitar 97,95% dari target sebesar Rp373,17 triliun.

Dengan KUR ini, tambah Yohanes, diharapkan UMKM dapat memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, baik berupa bunga yang rendah, agunan yang tidak diwajibkan bagi KUR dengan plafon di bawah Rp100 juta, serta kemudahan restrukturisasi yang diberikan oleh penyalur KUR.

“Penyaluran KUR terus meningkat dalam 5 tahun terakhir, dari Rp120,30 triliun di 2018 menjadi Rp365,50 triliun di 2022. Tentunya hal ini dapat tercapai berkat kerja sama stakeholders KUR, yaitu lembaga penyalur KUR, lembaga penjamin, dan lainnya,” tambah Yohanes.

Menurut dia, hal ini menjadi sinyal positif bagi Bank KB Bukopin untuk dapat mengakselerasi penyaluran kredit dan mendorong kinerja positif di 2023. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Kondisi Menantang, Begini Stategi Bisnis Bank Mandiri pada 2026

Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More

8 mins ago

IHSG Ditutup Melemah 0,53 Persen ke Posisi 8.103

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More

26 mins ago

Tragedi Siswa SD di NTT: Potret Gelap Masalah Keuangan Keluarga

Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More

35 mins ago

Bank Mandiri Bukukan Laba Rp56,3 Triliun pada 2025

Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More

1 hour ago

Debt Collector Punya Peran Krusial Jaga Stabilitas Industri Keuangan

Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More

1 hour ago

DPLK Avrist Catat Aset Kelolaan Rp1,32 Triliun hingga Desember 2025

Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More

2 hours ago