Jakarta – Meski masih dihantui dengan pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, bulan Ramadhan sendiri tetap dijadikan momen meningkatkan ibadah kepada Allah SWT serta menebar kebaikan kepada sesama.
Memasuki hari ke-10 bulan puasa, PT Layanan Keuangan Berbagi (DanaRupiah) mendistribusikan ratusan paket hidangan berbuka puasa di wilayah Jakarta sebagai wujud kepedulian perusahaan menghormati umat Islam yang sedang menunaikan ibadah puasa serta mendukung kualitas ibadah yang lebih baik di bulan Ramadhan. Apalagi ramadhan kali ini dalam situasi peralihan masa endemi sehingga umat islam memiliki banyak kemudahan untuk menjalankan serangkaian ibadahnya di bulan suci ini.
“Pada bulan Ramadhan 1443 H, hidangan buka puasa dibagikan melalui segenap tim DanaRupiah yang turun langsung saat menjelang Maghrib sebanyak 500 nasi kotak 500 takjil berbuka puasa untuk warga dan juga sebagai bentuk rasa syukur pencapaian perusahaan hingga bulan Ramadhan tahun ini,” jelas Entjik S Djafar selaku CEO DanaRupiah.
Pembagian takjil dan makanan gratis ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertema “DanaRupiah Berbagi” yang dilaksanakan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar di Bulan Ramadhan.
Menurut Christine Tandeans selaku VP Business Development DanaRupiah, sasaran penerima takjil gratis ini adalah masyarakat pengguna sepanjang jalan wilayah Jakarta Barat seperti pengemudi ojek online, pengamen, pengemis maupun manusia gerobak dengan fokus lapisan masyarakat yang membutuhkan.
Christine juga berharap aktivitas masyarakat dapat mulai kembali normal memasuki transisi endemi pada bulan Ramadhan tahun ini.
Sementara itu salah satu pengemudi ojek online yg menerima paket takjil, Sukri, mengucapkan terimakasih kepada pihak DanaRupiah yang telah memberikan hidangan berbuka secara gratis, “Saya kebetulan lewat dan diberikan makanan buat buka puasa,” ucapnya.
Pihak manajemen DanaRupiah berharap kegiatan berbagi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan akan menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya.
Laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pinjaman industri fintech P2P lending mencapai Rp 13,78 triliun per Januari 2022. dengan persentase sebanyak Rp 8,43 triliun pinjaman atau 61,21% diberikan kepada sektor produktif. Dari jumlah itu, senilai Rp 2,92 triliun dipinjamkan untuk sektor bukan lapangan usaha lain-lain. Dari jumlah signifikan penyaluran tersebut, DanaRupiah berkontribusi melakukan penyaluran pinjaman hingga Rp 8,6 triliun dengan jumlah unduhan aplikasi mencapai 10 juta hingga Maret 2022. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More