Perbankan

Danareksa Finance Kolaborasi Dengan Industri Perbankan

Jakarta – Danareksa Finance telah menandatangani Perjanjian Pemberian Fasilitas Pendanaan dari PT Bank Permata Tbk. (PermataBank). Kolaborasi dengan perbankan ini merupakan salah satu strategi perusahaan untuk menjaga pertumbuhan aset produktif dari sisi pendanaan.

Direktur Utama Danareksa Finance, Bonifacius Prasetyo mengatakan, selain pendanaan perbankan, pihaknya juga yang telah merencanakan penerbitan surat utang berbentuk Medium Term Notes (MTN) pada kuartal ke-3 tahun 2022. Hal ini dilakukan menyusul diperolehnya Corporate Rating idA- dengan stable outlook dari PT Pefindo pada 1 September tahun 2021 yang lalu.

“Pendanaan dari perbankan secara umum dapat berbentuk fasilitas credit line yang berjangka waktu panjang dan/atau money market line yang berjangka waktu lebih pendek. Ini dilakukan agar tercipta fleksibilitas antara kebutuhan pembiayaan nasabah dan ketersediaan pendanaannya, sehingga Danareksa Finance dapat tetap memberikan solusi bagi nasabah dan secara cash flow internal tidak mengalami mismatch jangka waktu antara asset dan liability”, jelas Bonifacius.

Ia menambahkan pemberian fasilitas pendanaan dari PermataBank kepada Danareksa Finance merupakan kepercayaan perbankan milik asing. Ia yakin pihaknya akan mampu mengelola pendanaan ini secara prudent.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Wholesale Banking PermataBank, Darwin Wibowo mengharapkan kerja sama ini dapat mendukung strategi pertumbuhan asset dan memperkuat berbagai pelaksanaan program pemerintah pusat dan daerah yang menjadi fokus pembiayaan Danareksa Finance.

Dari sisi kinerja keuangan, Danareksa Finance di 2021 dapat dikatakan baik di tengah kondisi ketidakpastian bisnis karena dampak dari pandemi. Hal ini ditunjukkan antara lain dengan Laba Bersih yang meningkat 16% dari tahun sebelumnya dan BOPO yang dijaga cukup rendah dibandingkan industri yaitu 66% serta NPF Netto yang dikelola di bawah 1,00% yaitu 0,56%.

“Pencapaian kinerja keuangan ini dapat dicapai berkat arahan dan dukungan dari Pemegang Saham serta kolaborasi dengan stakeholders lainnya”, tutup Bonifacius. (*)

Evan Yulian

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

3 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

16 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

17 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

17 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

23 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

24 hours ago