News Update

Danantara Siap Beroperasi, Muliaman Serahkan PP dan Perpres ke Mensesneg Hari Ini

Jakarta – Regulasi Badan Pengelolaan Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) memasuki tahap final. Kepala dan Wakil BPI Danantara, Muliaman Hadad beserta Kaharuddin Djenod akan menyerahkan peraturan pemerintah (PP) dan peraturan presiden (Perpres) BPI Danantara kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Jumat, 29 November 2024.

“Dari Danantara sudah final dan sudah dilakukan analisis secara cermat kecukupan peraturan perundangan dimaksud agar Danantara bisa segera beroperasi,” ucap Anton Pripambudi, Head of Communication Danantara dalam keterangan tertulis dikutip 29 November 2024.

Pada saat penyerahan terkait regulasi BPI Danantara ke pemerintah, lanjut Anton, pimpinan Danantara juga sedang melakukan finalisasi struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) Danantara.

Baca juga: Danantara Dinilai jadi Jawaban Pendongkrak Ekonomi RI Capai 8 Persen

“Setelah PP dan perpres nanti diterbitkan, para pimpinan Danantara bisa mendorong SOTK untuk mendapatkan pengesahan dari Kementerian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” tambah Anton.

Konsolidasi Aset Negara

Sementara, Muliaman menjelaskan, Danantara merupakan lembaga yang akan mengonsolidasi aset-aset negara yang dipisahkan. Kemudian, di-leverage untuk kepentingan tentu saja mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Salah satu alasan berdiri Danantara kan adalah bagaimana agar potensi ekonomi dari aset-aset terpisah ini bisa dioptimalkan,” ujar Muliaman.

“Akan ada engine kedua setelah APBN, akan ada gerakan ekonomi karena ada APBN, ada gerakan ekonomi karena juga konsolidasi dan leverage. Jadi mudah-mudahan keinginan mencapai pertumbuhan yang tinggi itu bisa,” tambahnya.

Baca juga: Menko Airlangga Optimistis Indonesia-AS Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi

Kehadiran BPI Danantara diharapkan dapat membantu mencapai tujuan untuk mencetak pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih tinggi. Utamanya dalam merealisasikan target ekonomi 8 persen pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Seperti diketahui, awalnya Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan Danantara pada Kamis, 7 November 2024. Hanya saja, rencana itu tertunda karena Prabowo melakukan lawatan ke luar negeri selama lebih dari dua pekan. Selain itu, aturan yang diperlukan juga belum siap. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

31 mins ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

1 hour ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

2 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

2 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

3 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

3 hours ago