Jakarta–Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Danamon Indonesia, Tbk (Danamon) menargetkan produk pembiayaan leasing syariah berakad Ijarah Muntahiya Bit Tamlik (IMBT) bisa mencapai Rp500 miliar dalam setahun mendatang.
Produk pembiayaan berakad IMBT adalah produk pembiayaan dengan prinsip sewa beli antara bank sebagai pemilik obyek IMBT (aset) dan nasabah sebagai penyewa aset.
Direktur Danamon Syariah Herry Hikmanto mengatakan, pembiayaan leasing syariah merupakan pembiayaan yang unik dan hanya terdapat pada perbankan syariah. Produk tersebut menurutnya menguntungkan bagi nasabah karena nasabah tidak perlu melakukan belanja investasi (capex) untuk membeli aset, cukup membayar sewa bulanan pada bank, sehingga nasabah dapat mengelola cashflow dan rasio keuangan dengan lebih baik. Melihat keunikannya, produk tersebut banyak diminati terutama oleh sektor konstruksi.
“Mungkin bentar lagi Rp100 miliar sampai Rp200 miliar untuk produk itu, dan banyak yang antri, karena ini kan bisa alat berat, tiang pancang, warehouse dan lain-lain,” tambahnya.
Produk tersebut menurutnya, mendukung perekonomian syariah yang produktif sekaligus mendukung pertumbuhan perekonomian nasional. Secara keseluruhan tahun, tahun ini Danamon Syariah masih mematok target pertumbuhan pembiayaan yang agresif yaitu 25% hingga 30% secara setahunan menjadi Rp3,7 triliun. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More