Syariah Funding Business Head Danamon, Merci Santi Adriani. (Foto: Khoirifa)
Poin Penting
Jakarta – Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Danamon Tbk (BDMN), atau yang dikenal sebagai Bank Danamon Syariah, melihat prospek pertumbuhan pembiayaan syariah masih positif hingga akhir 2025.
Syariah Funding Business Head Danamon, Merci Santi Adriani, menyatakan bahwa target pertumbuhan pembiayaan syariah tahun depan diperkirakan berada di kisaran 15 hingga 20 persen.
“Secara percentase juga cukup agresif, sekitar di kisarannya antara 15 persenan sampai 20 persen. Prospek? Sangat baik, sentimen untuk perkembangan syariah secara umum sangat baik,” ujar Merci kepada media di Jakarta, Senin, 29 September 2025.
Baca juga: Soal Spin Off UUS, Danamon Syariah Fokus Genjot Aset
Lebih lanjut, ia menjelaskan saat ini pembiayaan Danamon Syariah juga masih berfokus pada segmen Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Diketahui, dalam laporan keuangan BDMN per Juni 2025, tercatat pembiayaan bagi hasil senilai Rp7,51 triliun dari Rp4,50 triliun pada Desember 2024.
Sementara itu, untuk pembiayaan berbasis piutang tercatat sebanyak Rp5,98 triliun pada periode Juni 2025. Angka tersebut belum termasuk total pembiayaan Murabahah dan Multijasa tanpa memperhitungkan margin yang belum diterima, yang mencapai Rp1,27 triliun.
Baca juga: Bank Danamon Ungkap Upaya Lindungi Nasabah dari Status Dormant
Meski demikian, rasio pembiayaan atau Non Performing Financing (NPF) Danamon Syariah pada semester I 2025 terlihat membaik, dengan NPF Gross 1,78 persen dari periode tahun sebelumnya 2,22 persen.
Sedangkan untuk NPF Net tercatat 1,17 persen dari 1,59 persen pada semester I 2024. Adapun untuk laba komprehensif periode berjalan pada semester I 2025 senilai Rp93,83 miliar. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More