News Update

Danamon Syariah Raih The Most Profitable Sharia Unit

Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. melalui Unit Usaha Syariah (Danamon Syariah), meraih “The Most Profitable Sharia Unit” untuk Unit Usaha Syariah dengan kategori aset diatas Rp1,5 triliun. Dalam ajang Islamic Finance Award yang diselenggarakan oleh KARIM Consulting Indonesia ini, Danamon Syariah berhasil mengungguli sejumlah Unit Usaha Syariah lainnya di tanah air.

Penghargaan tersebut diraih berdasarkan penilaian atas laporan keuangan audited periode 31 Desember 2014 hingga 31 Desember 2015. Kriteria penilaian meliputi pertumbuhan pangsa pasar dana pihak ketiga (DPK), pertumbuhan pangsa pasar pembiayaan, tingkat efisiensi (BOPO), kualitas pembiayaan (NPF), serta tingkat profitabilitas (ROA, ROE).

“Dalam kondisi perekonomian yang menantang saat ini, kami bangga dan bersyukur atas penghargaan yang diraih oleh Danamon Syariah, yang tetap mampu menunjukkan performa kinerja yang positif,” ujar Danamon Syariah Business Head, Bambang Atmaji.

Sementara, Direktur Perbankan Syariah Danamon, Herry Hykmanto mengatakan, selama 2015, pertumbuhan pendanaan merupakan hal yang menjadi prioritas dalam menjaga likuiditas dan mendukung pertumbuhan pembiayaan. Danamon Syariah mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sebesar Rp600 miliar selama. Angka ini meningkat 27% secara year-on-year menjadi Rp2,9 triliun dari periode sebelumnya sebesar Rp2,3 triliun. Alokasi pembiayaan terbesar dikontribusi dari sektor pembiayaan produktif.

Pertumbuhan pembiayaan Danamon Syariah juga diiringi dengan kualitas pembiayaan yang terjaga. Pada periode tersebut, rasio Non Performing Financing (NPF) berada di level 1,34%. Dalam hal pendanaan,  selama 2015 Danamon Syariah juga mencatat pertumbuhan yang kuat, dimana total pendanaan mencapai Rp3,03 triliun atau meningkat 22% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Saat ini, Danamon Syariah terus mengembangkan produk pendanaan untuk membantu kebutuhan nasabah dalam melakukan perencanaan keuangan. Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan optimalisasi layanan office channeling melalui cabang konvensional maupun penjualan layanan cash management bagi nasabah existing maupun nasabah baru. Danamon Syariah juga mengembangkan inovasi baru seperti meningkatkan porsi penyaluran pembiayaan produktif serta mendorong perkembangan fasilitas Trade Financing Syariah.(*)

Apriyani

Recent Posts

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

33 mins ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

5 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

5 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

5 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

5 hours ago