Jakarta– PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) memprediksi Bank Indonesia (BI) masih berpotensi untuk memangkas suku bunga acuan miliknya pada semester pertama tahun ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Chief Financial Officer dan Direktur Bank Danamon Satinder Ahluwalia usai mengahadiri paparan kinerja Danamon di Menara Danamon Jakarta. Menurutnya potensi itu bisa saja terjadi bilamana bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed menurunkan suku bunga acuannya pada semester petama tahun ini.
“Kita lihat ada cukup besar arahan The Fed, mereka juga sudah mulai akan turunkan suku bunga dollar. Saya pikir kalau ada langkah The Fed pasti ada kesempatan negara kita juga untuk turunkan bunga,” kata Satinder di Menara Danamon Jakarta, Selasa 23 April 2019.
Walau begitu, pihaknya terus mengapresiasi setiap langkah yang telah dijalankan oleh BI. Sebab, menurutnya hingga saat ini kebijakan penyesuain suku bunga acuan BI telah membuat nilai tukar Rupiah lebih stabil.
“Sekarang kalu liat suku bunga bi srkng rupiah udah stabil Rp14.000/ US$ itu yang bagus kalau ini akan turun pasti akan turun,” tambah Satinder.
Sebagai informasi saja, untuk suku bunga acuan BI sendiri, hingga sepanjang 2018 saja BI telah menaikkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate sebanyak 175 bps pada bulan Mei Juni, Agustus dan terakhir pada November sehingga kini berada di level 6,00%. Sedangkan pada tahun 2019, suku bunga masih ditahan dan dijaga pada 6%. (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More