Keuangan

Danamon-Manulife Luncurkan Produk Proteksi Prima Amanah

Mataram – PT Bank Danamon Indonesia, Tbk (Danamon) menjalin kerjasama dengan Manulife Indonesia melucurkan  produk Proteksi Prima Amanah (PPA). Produk ini merupakan asuransi jiwa berjangka waktu yang menggunakan prinsip syariah.

Lewat produk ini, para nasabah akan terlindung dari risiko hilangnya pendapatan serta berdampak finansial yang muncul akibat kejadian yang tak terduga seperti kematian atau cacat total permanen. Proteksi Prima Amanah (PPA) ditawarkan melalui jaringan sales dan distribution Bank Danamon Indonesia.

“Ini merupakan kerjasama sama pertama Bank Danamon Indonesia dengan Manulife untuk produk asuransi jiwa berjangka berbasis syariah,” ujar Direktur Syariah dan Operation Bank Danamon Herry Hykmanto, di Mataram, Jumat, 19 Mei 2017.

Menurutnya, asuransi syariah memiliki keunikan tersendiri, selain memberikan perlindungan atas risiko yang muncul akibat kematian atau cacat total permanen, terdapat nilai sosial yaitu tumbuhnya semangat tolong menolong antar sesama, karena asuransi syariah menggunakan akad Tabarru (tolong menolong) dan bersifat universal.

Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar, kata dia, produk ini diharapkan bisa menjadi solusi kebutuhan perlindungan untuk masyarakat yang mudah, terjangkau dan amanah. Animo masyarakat atas produk PPA ini cukup besar, terbukti dari pemasaran di awal 2017 terdapat lebih dari 1.300 rekening PPA baru dengan peningkatan jumlah rekening baru setiap bulannya lebih dari 100 persen.

“Kami optimis produk ini dapat menjadi solusi bagi Nasabah yang menghendaki perlindungan asuransi yang mudah, terjangkau dan amanah,” ucapnya.

Danamon dan Manulife, menyadari kemampuan serta sumber daya masing-masing dan dengan kerjasama ini sepakat untuk melakukan usaha terbaik guna memberdayakan kemampuan sumber daya tersebut untuk memasarkan produk asuransi jiwa yang sesuai dengan prinsip syariah.

Proteksi Prima Amanah (PPA)  ini memungkinkan nasabah Danamon mendapatkan manfaat perlindungan mulai dari Rp25 juta hingga Rp1 miliar atau 500 kali kontribusi bulanan serta nilai nana yang terbentuk, tanpa harus melakukan medical check up, dengan kontribusi bulanan yang terjangkau mulai dari Rp50 ribu per bulan. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Menyoal Loopholes Kredit Bank

Oleh Wilson Arafat, Bankir senior, Spesialisasi di bidang GRC, ESG, dan Manajemen Transformasi MEMASUKI 2026,… Read More

31 mins ago

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

9 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

9 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

9 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

9 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

10 hours ago