News Update

Danamon Gandeng BNP Paribas AM, Hadirkan Investasi Menarik

Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) menggandeng PT BNP Paribas Asset Management (BNP Paribas AM), bekerja sama dalam menawarkan solusi perbankan dan wealth management untuk memenuhi kebutuhan investasi masyarakat Indonesia.

Dalam kerjasama ini, Danamon memperkenalkan dua instrumen investasi sekaligus dengan BNP Paribas AM yakni Reksa Dana Indeks BNP Paribas SRI-Kehati (BNP Paribas SRI-Kehati) dan Reksa Dana Syariah BNP Paribas Greater China Equity Syariah USD (BNP Paribas GCES USD).

“Kami harap dua produk yang ditawarkan Danamon dan PT BNP Paribas AM dapat menambah opsi instrumen investasi yang sesuai bagi kebutuhan masyarakat dan juga sejalan dengan tren global saat ini. Kehadiran dua produk ini juga merupakan bukti nyata komitmen Danamon dan BNP Paribas AM dalam membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial mereka,” ujar Wakil Direktur Utama Danamon, Michellina Triwardhany melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu 7 Juli 2021.

BNP Paribas SRI-Kehati berupaya mengajak investor untuk peduli terhadap pelestarian lingkungan dan sosial. BNP Paribas SRI-Kehati menggunakan Indeks SRI-Kehati yang diluncurkan oleh Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Yayasan KEHATI), terdiri dari 25 emiten atau perusahaan terbuka yang telah dipilih oleh Yayasan KEHATI dengan memperhatikan prinsip ramah lingkungan (Environmental), kontribusi masyarakat (Social), serta tata kelola perusahaan yang baik (Governance) atau yang sering disebut sebagai ESG. 

Sementara, BNP Paribas GCES USD menawarkan akses dan eksposur penuh ke pasar saham China dan sekitarnya (Greater China), dengan potensi tingkat pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi di kawasan tersebut. Reksa dana syariah berbasis efek luar negeri dalam denominasi USD ini berinvestasi pada saham- saham pilihan yang mengombinasi prinsip syariah dan filter ESG untuk memberikan hasil investasi jangka panjang dan berkelanjutan di tengah kondisi ekonomi yang kian dinamis.

Sebagai perusahaan manajer investasi yang hadir menemani perjalanan investasi di tengah dunia yang kian dinamis, BNP Paribas AM percaya bahwa sebuah perusahaan harus dikelola secara transparan, bertanggung jawab, serta memberikan dampak positif secara berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat sekitar. Selanjutnya, solusi investasi yang ditawarkan disesuaikan dengan kebutuhan investor.

Presiden Direktur BNP Paribas Asset Management Priyo Santoso menyampaikan, “ BNP Paribas SRI- Kehati dan BNP Paribas Greater China Equity Syariah USD merupakan dua solusi reksa dana kami yang mengintegrasikan filter ESG dalam proses investasinya. Hal ini bertujuan membantu investor mengelola portofolionya karena risk management yang lebih baik. Lewat kerjasama dengan Danamon ini, kami senang bisa turut memberikan peluang investasi yang lebih besar dan edukasi yang lebih luas kepada para nasabah.”

Bersama MUFG, sebagai pemegang saham pengendali dan salah satu institusi keuangan terbesar di dunia, Danamon dapat memberikan nilai jangka panjang ke seluruh pemangku kepentingan dengan jaringan distribusi luas di seluruh provinsi di Indonesia.

Seperti diketahui, sejak awal tahun 2020, pandemi COVID-19 telah memberikan tantangan tersendiri bagi perekonomian, dan membawa dampak bagi pasar, perbankan, serta sektor ritel. Meskipun demikian, tren investasi di kalangan masyarakat Indonesia terus meningkat.

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, jumlah investor pasar modal meningkat sebesar 24.95% di Triwulan I 2021 dan 38.43% untuk periode Year to Date di Mei 2021, sementara jumlah investor reksa dana meningkat sebesar 31.20% di Triwulan I 2021 dan 47.87% untuk periode Year to Date di Mei 2021. Kenaikan tren berinvestasi di masyarakat Indonesia disebabkan antara lain oleh karena kesadaran akan kebutuhan berinvestasi yang meningkat dan semakin mudahnya akses informasi masyarakat terhadap produk-produk investasi. (*)

Suheriadi

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

3 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

3 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

3 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

3 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

7 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

10 hours ago