News Update

Danamon Bantah Intimidasi Serikat Pekerja

Jakarta–PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) menanggapi pemberitaan media terkait keterangan pers dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta tanggal 22 Agustus 2017, soal pelaporan kepada Ketua Serikat Pekerja Danamon, Abdoel Moedjib atas dugaan pencemaran nama baik berupa fitnah. Bank yang dipimpin bankir asal Singapura, Sng Seow Wah ini membantah melakukan intimidasi terhadap serikat pekerjanya.

Sekretaris Perusahaan dan Direktur (Independen) Danamon, Rita Mirasari, menyampaikan beberapa poin penting terkait hal tersebut. Menurutnya, tidak benar tuduhan LBH Jakarta bahwa Danamon mengintimidasi Serikat Pekerja

“Tuduhan fitnah oleh Sdr. Abdoel Moedjib tidak terkait dengan perihal ketenagakerjaan antara Serikat Pekerja dan Manajemen Danamon. Danamon menghargai hak-hak pekerja dan oleh karena itu mendukung penuh proses mediasi yang dilakukan Pemerintah (Kemenakertrans) untuk Serikat Pekerja dan Manajemen Danamon,” tutur Rita di Jakarta, Rabu, 23 Agustus 2017.

Baca juga: Ketua SP Danamon Tak Gentar Hadapi Pihak Manajemen

Ia menjelaskan, bahwa fitnah oleh Abdoel Moedjib dalam orasi publik tanggal 9 Maret 2017 di Surabaya bahwa pimpinan Danamon adalah komunis sama sekali tidak berdasar dan tidak terkait dengan substansi perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Serikat Pekerja dan Manajemen Danamon yang sedang berlangsung.

Kasus fitnah ini sedang ditangani oleh pihak Kepolisian RI berdasarkan peraturan dan undang-undang yang berlaku. Danamon sendiri sepenuhnya menghargai proses hukum yang sedang berlangsung.

“Proses hukum terhadap kasus fitnah yang dilakukan Sdr. Abdoel Moedjib dengan demikian bukan tindakan intimidasi atau pembungkaman Serikat Pekerja, melainkan upaya pimpinan Danamon untuk melindungi nama baik dari tindakan pencemaran yang dilakukan Sdr. Abdoel Moedjib di media sosial,” kata Rita. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

6 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

7 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

7 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

7 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

11 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

14 hours ago