News Update

Dana Terkumpul di Pasar Modal Capai Rp668 Triliun

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) catat sepanjang tahun ini dana terkumpul di pasar modal mencapai sebesar Rp668 triliun.

Menurut Direktur Utama BEI Tito Sulistio, dana terkumpul di pasar modal tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia.

“Dana yang dihimpun dari pasar modal tahun ini mencapai Rp668 triliun baik dari IPO, rights issue maupun obligasi. Itu tertinggi sepanjang sejarah pasar modal,” ucapnya, di Jakarta, Jumat, 30 Desember 2016.

Pada hari ini sendiri Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 5.296,71 atau turun 5,85 poin atau 0,11% jika dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya.

Meski begitu, IHSG pada penutupan tahun ini naik 15,32% dibanding tahun sebelumnya sebesar 4.594.

Tercatat, ada Sebanyak 147 saham naik, 156 saham turun, 100 saham tidak bergerak, dan 159 saham tidak ditransaksikan.

Hari ini, investor bertransaksi Rp9,62 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp5,91 triliun, negosiasi Rp3,71 triliun, dan tunai Rp4 juta. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp170,99 miliar.

Sebanyak enam dari total 10 indeks sektoral melemah, dipimpin sektor barang konsumsi yang turun -1,82% dan manufaktur yang turun -0,94%. (*) Dwitya Putra

Apriyani

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

4 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

9 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

9 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

9 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

9 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

9 hours ago