Keuangan

Dana Tambalan Defisit BPJS Kesehatan Rp4,9 Triliun Cair Akhir September

Jakarta– Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengaku telah resmi akan menyuntikkan dana sebesar Rp 4,9 triliun untuk menutup defisit keuangan BPJS Kesehatan. Dana tersebut berasal dari dana cadangan APBN.

Wakil Kementerian Keuangan Mardiasmo menyebut, dana tersebut diharap akan cair secara langsung dan tidak bertahap. Mardiasmo berharap dana tersebut akan cair pada akhir September atau Senin Minggu depan (24/9).

“Insya Allah Senin depan. Iya yang Rp4,9 triliun itu. Langsung senilai itu. Tidak bertahap ,” kata Mardiasmo di Kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat 21 September 2018.

Sebagai informasi, penggunaan dana tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 113/PMK.02/2018 tentang Tata Cara Penyediaan, Pencairan, dan Pertanggungjawaban Dana Cadangan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

“Sesuai dengan permintaan dari BPJS Kesehatan dan itu kan ada peruntukan semuanya. PMK 113 itu sudah proses admin, insyaallah bisa selesai hari ini,” jelas Mardiasmo.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga membenarkan akan menambal defisit BPJS Kesehatan melalui APBN. Selain menggunakan dana cadangan dari APBN, pemerintah juga berniat memaksimalkan dana bagi hasil (DBH) dari cukai hasil tembakau (CHT) yang dipungut oleh pemerintah daerah.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

5 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

5 hours ago