Ilustrasi: Hemat anggaran APBN dan APBD. (Foto: istimewa)
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, hingga 27 Juli 2020 realisasi penyaluran kredit bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang berasal dari penempatan dana pemerintah telah mencapai Rp49,65 triliun dengan menjangkau 616.974 debitur.
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, realisasi tersebut telah mencapai 165% dari penempatan dana semula sebesar Rp30 triliun yang ditempatkan pada 4 bank BUMN.
“Dapat kami sampaikan ini adalah hal yang betul-betul kami monitor dan dorong agar target leverage 3 kali bisa tercapai,” kata Wimboh melalui video conference di Jakarta, Selasa 4 Agustus 2020.
Wimboh menambahkan, dana realisasi penyaluran kredit tersebut juga telah mencapai 41,1% dari target yang dicanangkan pemerintah sebesar Rp111,8 Triliun.
Lebih lanjut, Wimboh merincikan, realisasi kredit penempatan dana Bank BRI sudah sebesar Rp23,64 triliun kepada 55.375 nasabah, Bank Mandiri sebesar Rp16,24 triliun kepada 28.854 nasabah.
Sementara itu, Bank BNI merealisasikan dana sebesar Rp6,55 triliun kepada 22.987 nasabah dan terakhir Bank BTN sebesar Rp3,72 triliun kepada 13.758 nasabah.
“OJK akan senantiasa memonitor dan tetap stand ready apabila diperlukan berbagai kebijakan dukungan yang lebih agar ini lebih cepat dan memberikan kontribusi yang optimal kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia,” pungkasnya. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting AAJI resmi membuka pencalonan Ketua Dewan Pengurus periode 2026-2028, yang akan diputuskan melalui… Read More
Poin Penting AAJI menunjuk dua Plt Ketua, yakni Albertus Wiroyo dan Handojo G. Kusuma, usai… Read More
Poin Penting Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 dan seluruh indeks domestik berakhir… Read More
Poin Penting IHSG menguat 1,55 persen sepekan dan ditutup di level 9.075,40, sekaligus mencetak rekor… Read More
Poin Penting Modalku menyalurkan pendanaan Rp9,2 triliun kepada lebih dari 74 ribu UKM sejak berdiri… Read More