Nasional

Dana Riset Naik Jadi Rp12 T, DPR Apresiasi Langkah Prabowo Temui 1.200 Rektor

Poin Penting

  • Dana riset nasional naik menjadi Rp12 triliun, setelah Presiden Prabowo menambah anggaran sebesar Rp4 triliun.
  • Komisi X DPR RI mengapresiasi langkah strategis Presiden, termasuk pertemuan langsung dengan 1.200 rektor dan guru besar.
  • Komunikasi pemerintah-akademisi dinilai krusial, untuk memastikan kebijakan berbasis riset dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menyambut positif keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menambah anggaran dana riset nasional menjadi Rp12 triliun.

Keputusan strategis tersebut diambil usai Presiden menggelar pertemuan tatap muka dengan 1.200 rektor dan guru besar dari berbagai perguruan tinggi. Menurut Fikri, langkah ini mencerminkan budaya baru dalam tata kelola pemerintahan yang berbasis data dan keilmuan.

Fikri menilai pertemuan Presiden dengan ribuan pimpinan perguruan tinggi menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan kalangan intelektual.

“Tradisi komunikasi langsung antara kepala negara dan pimpinan akademisi sangat krusial agar informasi mengenai penyelenggaraan pemerintahan dapat tersampaikan secara utuh dan transparan kepada para pemikir bangsa,” kata Fikri dalam keterangannya, Sabtu, 17 Januari 2026.

Baca juga: Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Menurutnya, inisiatif tersebut sejalan dengan konsep kolaborasi Pentahelix yang melibatkan unsur akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media (ABGCM) dalam pembangunan nasional.

Dorong Komunikasi Dua Arah yang Efektif

Fikri menegaskan forum semacam ini tidak boleh bersifat seremonial semata, melainkan harus diformat sebagai sarana komunikasi dua arah yang efektif.

Ia berharap pimpinan perguruan tinggi diberi ruang luas untuk menyampaikan masukan konstruktif secara langsung kepada Presiden.

“Masukan dari para pakar ini sangat dibutuhkan untuk memastikan arah kebijakan negara tetap berada di jalur yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” tandas legislator dari daerah pemilihan (dapil) IX Jawa Tengah (Kota Tegal, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes) ini.

Dampak positif dari komunikasi langsung ini dinilai sudah terlihat melalui kebijakan konkret di bidang pendanaan riset.

Fikri menyoroti respons cepat Presiden Prabowo yang memberikan perhatian serius terhadap dunia penelitian.

Anggaran dana riset yang sebelumnya dialokasikan sebesar Rp8 triliun kini ditambah sekitar Rp4 triliun, sehingga totalnya mencapai Rp12 triliun.

Baca juga: OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Bagi Komisi X DPR RI, komitmen ini menjadi dorongan kuat bagi pendidikan tinggi untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Kenaikan signifikan ini menunjukkan pemahaman mendalam Presiden bahwa pembangunan sebuah negara yang maju harus memiliki landasan riset yang kuat dan teruji,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

KPK dan Polda Metro Jaya Sita USD17.400, Penipu Modus Pengurusan Kasus Dibekuk

Poin Penting Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku… Read More

24 mins ago

BI: Keyakinan Konsumen terhadap Ekonomi Turun ke Level 122,9 di Maret 2026

Poin Penting Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Maret 2026 berada di level optimis 122,9, meski turun… Read More

41 mins ago

KB Bank Lirik Potensi Penerapan Universal Banking

Poin Penting KB Bank mengintegrasikan layanan keuangan (perbankan, investasi, asuransi) untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang… Read More

1 hour ago

BBM Subsidi Sering Diselewengkan, DPR Usul Pelaku Dihukum Tipikor

Poin Penting Pengawasan distribusi BBM bersubsidi perlu dioptimalkan agar tepat sasaran dan adil bagi masyarakat… Read More

2 hours ago

WFH Tiap Jumat, Ini Cara Menhub agar Layanan Transportasi Tetap Normal

Poin Penting Kemenhub menerapkan kehadiran 40 persen pegawai per hari untuk memastikan layanan transportasi tetap… Read More

2 hours ago

Marak Penipuan Rekrutmen KAI, Masyarakat Diminta Waspada

Poin Penting KAI mengimbau masyarakat waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Seluruh proses… Read More

2 hours ago